Tangerang (ANTARA) - Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Banten mengatakan proses normalisasi aliran air ke pemukiman warga di empat kecamatan membutuhkan waktu satu hingga dua hari ke depan agar distribusi kembali normal sepenuhnya.
"Saat ini, proses normalisasi masih berlangsung dan diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua hari ke depan," kata Direktur Umum Perumda Tirta Benteng Tommy Herdiansyah dalam keterangannya di Tangerang Sabtu.
Ia juga memahami keresahan masyarakat memastikan seluruh tim bekerja maksimal. Kritik dan masukan dari pelanggan menjadi bagian penting untuk perbaikan layanan ke depan.
"Kami tidak tinggal diam. Informasi terus kami sampaikan dan pelayanan tetap berjalan," ujarnya. Sementara itu perbaikan pada pipa jaringan distribusi utama yang menjadi sumber gangguan telah diselesaikan pada Jumat (12/9) dini hari dan aliran mulai kembali mengalir ke rumah pelanggan secara bertahap.
Selama masa gangguan, Perumda Tirta Benteng juga telah menyalurkan air bersih menggunakan truk tangki kepada pelanggan yang terdampak.
Dukungan juga diberikan oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Tangerang, mulai dari Bidang Pertamanan Disbudpar hingga BPBD yang membantu dalam penyediaan armada truk tangki untuk distribusi air bersih.
Sebanyak 23 lokasi pemukiman warga di empat kecamatan wilayah Kota Tangerang Banten mengalami gangguan distribusi air dari penurunan tekanan air hingga tidak mengalir sementara waktu.
