Jakarta (ANTARA) - Pembalap muda Mercedes Kimi Antonelli mencetak sejarah baru di ajang Formula 1 setelah menjadi pole sitter termuda sepanjang sejarah usai tampil impresif pada sesi kualifikasi Grand Prix China.

Pembalap asal Italia tersebut mencatatkan waktu tercepat 1 menit 32,064 detik, unggul 0,222 detik dari rekan setimnya, George Russell, yang harus puas memulai balapan dari posisi kedua.

Hasil tersebut membuat Antonelli memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Sebastian Vettel saat meraih pole position pada Grand Prix Italia 2008 dalam usia 21 tahun 73 hari. Antonelli mencatatkan rekor itu pada usia 19 tahun enam bulan 17 hari.

Baca juga: Kimi Antonelli raih pole GP Miami 2025

“Saya merasa sangat senang. Ini sesi yang bagus dan cara yang baik untuk menutup hari setelah Sprint yang cukup sulit,” kata Antonelli seperti dikutip dari laman resmi Formula 1, Sabtu.

Meski mencatatkan pencapaian bersejarah, Antonelli menegaskan fokusnya kini tertuju pada balapan utama, mengingat peluang besar yang terbuka untuk meraih hasil maksimal.

“Tentu ada banyak antusiasme, tapi fokus saya sudah ke balapan besok karena ada peluang besar dan saya ingin memaksimalkannya,” ujarnya.

Pada sesi kualifikasi Q3, Antonelli mampu menjaga konsentrasi meski melihat Russell sempat mengalami masalah teknis di lintasan. Pembalap berusia 19 tahun itu memilih tetap tenang untuk memastikan putaran terbaiknya.

“Saya melihat dia mengalami masalah, tapi saya mencoba tetap fokus, tetap tenang, dan berusaha mencatatkan putaran yang bagus. Pada akhirnya itu berhasil,” katanya.

Menatap balapan, Antonelli mengatakan start akan menjadi faktor krusial, terutama setelah dirinya mengalami start yang kurang mulus pada Sprint Race sebelumnya.

“Saya rasa start akan menarik. Saya akan mencoba tidak membuatnya terlalu rumit, hanya ingin melakukan start yang bersih karena kecepatan mobil cukup baik,” ujar Antonelli.

Ia juga mengatakan faktor manajemen ban yang diperkirakan akan menjadi tantangan tersendiri dalam balapan.

“Kami juga harus mengelola ban sebaik mungkin karena graining bisa cukup parah. Jadi saya akan berusaha mengatasinya. Tapi yang paling penting adalah start yang bersih, lalu kita lihat bagaimana jalannya balapan,” katanya.



Pewarta: Muhammad Ramdan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026