perjalanan-krl-bogor-jakarta-kota-normal-kembaliBogor, 22/1 (ANTARA) - Perjalanan kereta api listrik dari Stasiun Besar Bogor ke Jakarta yang sempat terganggu selama lima hari karena banjir, Selasa pagi ini sudah normal kembali.
"Seiring surutnya banjir di beberapa titik lintasan kereta api dan tersedianya supply listrik aliran atas (LAA) perjalanan KRL dari Stasiun Bogor ke Jakarta Kota sudah normal kembali," kata Deputi I EVP PT KAI (Persero) Daop I Jakarta, Dwiyana SR.
Dwiyanan menjelaskan, perjalanan kereta api listrik dari Stasiun Besar Bogor menuju Jakarta mulai normal kembali terhitung sejak pagi ini.
Begitu juga untuk kereta api listrik dari Bekasi.
Sejak banjir melanda Jakarta pada Kamis (17/1), perjalanan kereta api listrik dari Bogor dan Bekasi hanya bisa dilalui sampai Stasiun Manggarai.
"Karena banjir beberapa lintas rel tidak optimal dalam melayani penumpang," katanya.
Selanjutnya, kata Dwiyana, selain KRL Bogor dan Bekasi. KRL dari lintas Serpong atau Parung Panjang sudah dapat mengakhiri perjalanan hingga Stasiun Tanah Abang dan KRL dari Lintas Tanggerang sudah dapat beroperasi kembali dan mengakhiri perjalanan di Stasiun Duri.
Sementara itu menurut Kahumas PT KAI (persero) Daop1 Jakarta, Purbawa, jalur KRL lingkar Jakarta (Loop line) juga mulai hari ini bisa dilewati oleh kereta listrik.
"Walaupun baru sebatas lintas Manggarai-Sudirman-Tanahabang- Angke, dikarenakan Stasiun Kampung Bandan belum bisa dilewati karena masih tergenang air," katanya.
Purbawa menjelaskan, PT KAI telah menyelesaikan perbaikan jalur yang rusak di Km 3+2/3 Manggarai-Sudirman sejak hari Minggu (20/1) pada jam 17.00 WIB, namun karena adanya permintaan Pemda DKI terkait masih dipakainya areal tersebut untuk penumpukan material dan manuver alat berat yg digunakan untuk meperbaiki tanggul yang jebol di Jalan Latuharhari maka pengoperasian jalur loopline tersebut sempat ditangguhkan dan tertunda selama satu hari.
"Hari ini juga masih dijalankan satu rangkaian KRL Feeder untuk lintas Stasiun Jatinegara sampai dengan Stasiun Kemayoran," ujarnya.
Normalnya perjalanan kereta api listrik dari Stasiun Besar Bogor-Jakarta Kota disambut baik penumpang yang merasakan selama lima hari tidak dapat menggunakan kereta sehingga menghambat aktivitas mereka.
"Syukurlah sudah normal, sudah lima hari saya kehabisan stok dagangan karena tidak bisa ke Glodok untuk belanja gara-gara kereta bisanya hanya sampai Manggarai saja," kata Ujang.
Laily R
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.