Masih ada beberapa kegiatan krusial seperti pembangunan jembatan dan penyelesaian tahapan, perbaikan sekolah maupun penambahan ruang kelas berikut mebelernya.Cikarang, Bekasi (Antaranews Megapolitan) - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Drs.H.Uju, Msi, mengatakan program kerja pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2018 di seluruh dinas lebih fokus penyelesaian kegiatan tahun sebelumnya.
"Masih ada beberapa kegiatan krusial seperti pembangunan jembatan dan penyelesaian tahapan, perbaikan sekolah maupun penambahan ruang kelas berikut mebelernya," kata Sekda Kabupaten Bekasi, Senin.
Menurut dia pada pemaparan sejumlah kegiatan tersebut lebih mengacu untuk penyelesain tahapan pembangunan infrastruktur.
Ini dikarenakan dalam pembangunan tersebut harus selesai pada tahun anggaran APBD 2018. Apabila itu tidak dapat terselesaikan tentu akan membuahkan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait kinerja.
Oleh sebab itu pada penyelesaian tersebut sudah dilakukan pelelangan sejumlah kegiatan. Itu seperti halnya penyelesaian jembatan penghubung di Tegal Danas.
Selain itu melakukan perbaikan ruang kelas sekolah berikut pengadaan mebeler. Dari data yang ada terdapat 708 sekolah dasar dan 98 menengah pertama.
Namun dari sejumlah sekolah tersebut belum ada pelaporan sejumlah yang sudah dilakukan perbaikan ataupun penambahan ruang kelas berikut mebeler.
Untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bekasi dengan Karawang masih taraf pengerjaan dan itu tergantung dari kebijakan daerah tetangga.
Ia menambahkan kegiatan pada sejumlah dinas juga masih dalam tahapan yang sama. Itu artinya penggunaan APBD 2018 lebih mengacu program 2017.
Namun ada beberapa dinas yang sedikit mengalami perubahan pada program kerjanya. Itu lebih mengarah ke aturan maupun kebijakannya.
Ini karena dalam pelaksanaan program kegiatan tersebut adanya beberapa dinas yang berganti pimpinannya.
Lanjut Uju menjelaskan pada perubahaan tersebut dapat terlihat di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi.
Pasalnya ada program penyaluran secara 'online' (berbasis jaringan) agar pemanfaatan dapat lebih maksimal.
Pewarta: Mayokus Fajar DUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.