Surabaya (ANTARA) - Universitas Airlangga Surabaya menambah lima Guru Besar di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kelima Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan yang akan dikukuhkan di Kampus Unair Surabaya pada Selasa 25 Februari 2025, adalah, Prof Dr Tri Wahyu Suprayogi, drh, MSi; Prof Dr Sunaryo Hadi Warsito, drh, MP; Prof Dr Tatik Hernawati, drh, MSi; Prof Dr Mohammad Anam Al Arif, drh, MP; Prof Dr Ira Sari Yudaniayanti, drh, MP; dan Prof Dr Ir Rr Soenarnatalina Melaniani, MKes.
Rektor Unair Prof Mohammad Nasih di Surabaya, Senin, mengatakan bahwa penambahan itu bertujuan memperkuat peran kampus tersebut dalam menyediakan sumber protein dan nutrisi bergizi yang berkualitas bagi masyarakat.
“Dengan tambahan lima guru besar di FKH ini, kami siap memperkuat dan mempercepat upaya ketahanan pangan, khususnya dalam penyediaan sumber protein hewani yang bergizi,” ujar Nasih.
Ia menjelaskan Unair akan terus mengembangkan berbagai teknologi untuk menghasilkan hewan ternak berkualitas, mulai dari proses penyiapan sperma unggul, pemberian pakan, hingga hasil panen.
“Prosesnya sangat banyak, dan semua akan kami siapkan secara menyeluruh,” katanya.
Nasih menambahkan inovasi di bidang pakan ternak juga menjadi fokus, sehingga proses panen dapat dipercepat.
Baca juga: Rektor Unair kukuhkan mahasiswa baru program pascasarjana tahun 2024/2025
Baca juga: Mahasiswa Unair dan Universiti Teknologi Malaysia belajar bersama