Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menyatakan bahwa integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City dan Stasiun Sudirman di Jakarta, akan dimulai pada April 2025.
Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto dalam konferensi pers di Kantor KAI Commuter, Jakarta, Kamis mengatakan bahwa setelah integrasi selesai, Stasiun Karet hanya akan dilalui KRL tanpa penumpang naik atau turun di stasiun tersebut.
Dia menyampaikan bahwa penumpang akan diarahkan untuk naik dan turun di Stasiun BNI City yang lebih nyaman dan lebih luas.
"Kondisi (Stasiun) Karet memang sudah nggak memenuhi syarat untuk naik-turun penumpang. Oleh karena itu, penumpang akan naik-turun melalui BNI City yang lebih nyaman, lebih bagus stasiunnya, dan peronnya lebih luas," kata Asdo.
Baca juga: Ada 1,2 juta pengguna Commuter Line pada akhir tahun 2024
Baca juga: KAI Commuter telah layani 11 juta lebih penumpang hingga hari ke-14 Ramadhan
Baca juga: KAI Commuter: 92 persen pengadaan sarana KRL Commuter Line bekerja sama dengan INKA
Dia menjelaskan kajian mengintegrasikan ketiga stasiun tersebut telah dilakukan sejak tahun 2020.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa konsep ruang publik di kawasan Stasiun Karet sudah dirancang dengan baik. Area tersebut akan dilengkapi dengan berbagai gerai jajanan dan fasilitas ramah pejalan kaki.
Ia menuturkan bahwa saat ini, pembangunan di Stasiun BNI City sedang berlangsung, salah satunya pemasangan kanopi di bagian ujung barat stasiun.
Dia memastikan integrasi antara ketiga stasiun akan selesai tepat waktu dan berjalan sesuai rencana.
"Penumpang yang dari pintu Stasiun Karet bisa langsung masuk di BNI City, tidak perlu jauh-jauh sampai ke timur atau ke tengah, langsung bisa dari barat yang sudah kita bangunkan hall saat ini," kata Asdo.