Jakarta (ANTARA) - PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) membagikan dividen tunai sebesar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2025 di tengah langkah agresif perseroan memperluas kapasitas produksi dan penguasaan pasar nasional.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Harris Hotel & Conventions Solo, Senin.

Direktur Utama PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk Is Heriyanto mengatakan strategi ekspansi yang dilakukan perseroan saat ini menjadi fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

“Strategi ekspansi dan penguatan market share yang dilakukan saat ini merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang dan meningkatkan nilai perseroan di masa mendatang,” kata Is Heriyanto.

Dalam agenda ekspansi bisnis, perseroan membangun sejumlah fasilitas strategis meliputi pabrik suplemen sediaan softgel, pabrik suplemen sediaan tablet, pabrik kosmetik full aspek, fasilitas laboratorium, hingga kantor marketing dan pengembangan bisnis.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi perusahaan di industri herbal, suplemen kesehatan, dan kosmetik nasional, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi berbasis inovasi dan kebutuhan pasar.

Meski tengah melakukan ekspansi besar-besaran, pemegang saham tetap menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp7,548 per saham.

Nilai tersebut berasal dari 20 persen laba per saham sebesar Rp37,74 dengan total dividen tunai mencapai Rp5,13 miliar untuk 680,37 juta lembar saham yang beredar.

Sepanjang tahun buku 2025, perseroan mencatat pertumbuhan omzet sebesar 32,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba bersih konsolidasi mengalami penurunan sebesar 16,15 persen akibat meningkatnya biaya pemasaran dan strategi ekspansi akuisisi pasar yang dilakukan secara agresif.

Perseroan menilai penguatan pangsa pasar melalui ekspansi fasilitas dan pemasaran menjadi langkah strategis untuk memperbesar pertumbuhan bisnis pada masa mendatang.


 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026