polisi-ciduk-gerombolan-bersenjata-api
Sukabumi, 6/9 (ANTARA) - Polres Sukabumi Kota menciduk gerombolan bersenjata api di Hotel Idaman, Jalan Salabintana, Kabupaten Sukabumi Kamis siang, dari tangan gerombolan selain menyita dua senjata api juga menyita puluhan senjata tajam.

"Dari hasil pengintaian kami terhadap salah satu kamar di Hotel Idaman, ternyata diisi oleh lima orang pria yang diduga merupakan gerombolan bersenjata. Dari tangan para tersangka kami menyita dua senjata api jenis rakitan revolver dan pen gun," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Witnu Urip Laksana kepada wartawan, Kamis.

Dari tangan para tersangka, pihaknya juga menyita puluhan senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tindak kriminal, sentaja tajam tersebut berjenis samurai, klewang, golok dan lain-lain. Dari tangan tersangka juga ditemukan satu paket sabu-sabu.

Menurut Witnu, penggerebegan yang dilakukan oleh jajaran ini setelah mencurigai adanya hilir mudik orang yang mencurigakan di hotel tersebut. Selain itu, mereka juga menggunakan mobil jenis terios dengan plat nomer Bandung. Pada aksi penggerebegan tersebut kelima tersangka ditangkap tanpa perlawanan.

Lebih lanjut, pihaknya masih menyelidiki motif dari kasus ini dan belum bisa memastikan apakah gerombolan bersenjata ini merupakan pengedar narkoba atau ada sangkut pautnya dengan aksi teror."Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, namun dari hasil penangkapan yang dilakukan oleh kami salah satu dari lima tersangka merupakan residivis yang baru keluar penjara tujuh bulan lalu pada kasus narkoba," tambahnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan siapa pemilik asli senjata rakitan tersebut. "Kami juga saat ini tengah mengembangkan kasus penemuan senjata api dan puluhan senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk aksi kriminal," kata Witnu.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi masuk aksi terorisme di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota pihaknya memperketat perbatasan dan pintu masuk ke Kota Sukabumi dengan menggelar razia teroris serta meningkatkan patroli keliling.

"Kami pun mengimbau kepada masyarakat jika melihat atau mencurigai orang di sekitarnya untuk segera melapor kepada kami atau ke aparat keamanan lainnya serta meningkatkan ronda malam," demikian Witnu.


Aditya


: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026