CEO Pandawa Agri Indonesia Kukuh Roxa di Jakarta, Rabu mengatakan, pertanian merupakan salah satu sektor terbesar di Indonesia dan berperan penting dalam krisis iklim yang terjadi karena menghasilkan 19-29 persen emisi Gas Rumah Kaca secara global.
PAI telah melakukan inovasi dalam pengembangan produk pengurang pestisida (reduktan pestisida), telah berkontribusi dalam mengurangi hampir 5.000 ton emisi karbon dioksida, mengurangi lebih dari 1,5 juta liter penggunaan pestisida di lebih dari 2 juta hektare lahan perkebunan di Indonesia dan Malaysia.
Dari angka tersebut, lebih dari 16.500 pekerja semprot dan petani telah terhindar dari paparan berlebih bahan kimia berbahaya yang berasal dari pestisida
"Berawal dari inovasi ini kami berkomitmen membantu para pelaku usaha pertanian untuk mewujudkan praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, aman bagi pengguna, dan juga hemat biaya," katanya.
Pewarta: SubagyoEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026