• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Minggu, 25 Januari 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Menko PMK sebut pemerintah kawal penanganan longsor Cisarua Bandung

      Menko PMK sebut pemerintah kawal penanganan longsor Cisarua Bandung

      3 jam lalu

      Pabrik mobil Daihatsu di Karawang terapkan proses produksi ramah lingkungan

      Pabrik mobil Daihatsu di Karawang terapkan proses produksi ramah lingkungan

      4 jam lalu

      BPKH pastikan pelemahan nilai  rupiah tidak ganggu pembiayaan haji 2026

      BPKH pastikan pelemahan nilai rupiah tidak ganggu pembiayaan haji 2026

      4 jam lalu

      Dealer kendaraan brand DFSK telah tersedia di Depok

      Dealer kendaraan brand DFSK telah tersedia di Depok

      4 jam lalu

      Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono pingsan saat penghormatan korban kecelakaan pesawat ATR

      Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono pingsan saat penghormatan korban kecelakaan pesawat ATR

      5 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Pemkot Bogor tetap tegakkan batas usia angkot sembari siapkan perwali

      Pemkot Bogor tetap tegakkan batas usia angkot sembari siapkan perwali

      23 jam lalu

      Pemkot Bogor susun desain jalan tembusan IPB Dramaga upaya urai kepadatan lalu lintas

      Pemkot Bogor susun desain jalan tembusan IPB Dramaga upaya urai kepadatan lalu lintas

      23 jam lalu

      Puncak diguyur hujan seharian, Bendung Katulampa siaga 3

      Puncak diguyur hujan seharian, Bendung Katulampa siaga 3

      24 Januari 2026 05:31

      DPRD Kota Bogor sebut Perumda Tirta Pakuan harus transparan kelola APBD 2026

      DPRD Kota Bogor sebut Perumda Tirta Pakuan harus transparan kelola APBD 2026

      23 Januari 2026 13:13

      Wakil Wali Kota Depok berharap koperasi bisa berdampak langsung bagi masyarakat

      Wakil Wali Kota Depok berharap koperasi bisa berdampak langsung bagi masyarakat

      5 jam lalu

      Haul ke-31 Ponpes Al-Hamidiyah Depok dihadiri Mantan Wapres KH Ma'ruf Amin

      Haul ke-31 Ponpes Al-Hamidiyah Depok dihadiri Mantan Wapres KH Ma'ruf Amin

      17 jam lalu

      Pemkot Depok pastikan harga daging sapi stabil jelang Ramadhan,

      Pemkot Depok pastikan harga daging sapi stabil jelang Ramadhan,

      23 jam lalu

      Pemkot Depok ingatkan masyarakat untuk waspada banjir dan longsor

      Pemkot Depok ingatkan masyarakat untuk waspada banjir dan longsor

      23 Januari 2026 19:57

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      2 Januari 2026 15:03

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      30 Desember 2025 10:07

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      28 Desember 2025 05:58

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      27 Desember 2025 07:41

      Pemkab Bekasi diminta perjuangkan aset lahan Babelan demi bela kepentingan warga

      Pemkab Bekasi diminta perjuangkan aset lahan Babelan demi bela kepentingan warga

      24 Januari 2026 06:36

      Disdag Bekasi imbau pedagang beli daging beku untuk atasi kelangkaan pasokan

      Disdag Bekasi imbau pedagang beli daging beku untuk atasi kelangkaan pasokan

      23 Januari 2026 21:42

      Pemkab Bekasi tambah titik pengungsian jadi 15 titik untuk optimalkan evakuasi korban

      Pemkab Bekasi tambah titik pengungsian jadi 15 titik untuk optimalkan evakuasi korban

      23 Januari 2026 19:55

      Pedagang bakso terancam tutup karena kelangkaan pasokan daging

      Pedagang bakso terancam tutup karena kelangkaan pasokan daging

      23 Januari 2026 15:54

      Pemkab Subang alokasikan anggaran Rp271 miliar benahi infrastruktur

      Pemkab Subang alokasikan anggaran Rp271 miliar benahi infrastruktur

      23 jam lalu

      Satu orang tewas pada kecelakaan beruntun di Jalan Syekh Quro Karawang

      Satu orang tewas pada kecelakaan beruntun di Jalan Syekh Quro Karawang

      23 jam lalu

      Polres Karawang tangkap seorang pria pengedar sabu di kawasan perumahan

      Polres Karawang tangkap seorang pria pengedar sabu di kawasan perumahan

      24 Januari 2026 07:25

      Dandim 0604/Karawang instruksikan Babinsa siaga penuh penanganan banjir

      Dandim 0604/Karawang instruksikan Babinsa siaga penuh penanganan banjir

      23 Januari 2026 09:50

  • Kesehatan
    • Protelindo perluas jangkauan layanan kesehatan gratis di lokasi bencana

      Protelindo perluas jangkauan layanan kesehatan gratis di lokasi bencana

      6 jam lalu

      Kemenkes perkuat kesehatan penyintas longsor di Desa Sibalanga Tapanuli Utara

      Kemenkes perkuat kesehatan penyintas longsor di Desa Sibalanga Tapanuli Utara

      9 jam lalu

      Dinkes OKU perluas layanan tes HIV/AIDS gratis

      Dinkes OKU perluas layanan tes HIV/AIDS gratis

      10 jam lalu

      Perhimpunan Dokter Spesialis Patklin diharapkan punya kontribusi nyata bagi Kesehatan di NTT

      Perhimpunan Dokter Spesialis Patklin diharapkan punya kontribusi nyata bagi Kesehatan di NTT

      10 jam lalu

      Puluhan pasien cuci darah RSUD Aceh Tamiang kembali dapat layanan hemodialisis

      Puluhan pasien cuci darah RSUD Aceh Tamiang kembali dapat layanan hemodialisis

      10 jam lalu

  • Iptek
    • Mendikdasmen sebut AI harus dikuasai dengan kompetensi dan keadaban digital

      Mendikdasmen sebut AI harus dikuasai dengan kompetensi dan keadaban digital

      3 jam lalu

      Mahasiswa UMY uji materiil terhadap Pasal UU LLAJ usai kecelakaan akibat puntung rokok

      Mahasiswa UMY uji materiil terhadap Pasal UU LLAJ usai kecelakaan akibat puntung rokok

      5 jam lalu

      Mendikdasmen Abdul Mu'ti pastikan AI tidak akan gantikan peran guru

      Mendikdasmen Abdul Mu'ti pastikan AI tidak akan gantikan peran guru

      9 jam lalu

      Para Rektor PTNBH rumuskan strategi Creative Financing perluas akses pendidikan tinggi

      Para Rektor PTNBH rumuskan strategi Creative Financing perluas akses pendidikan tinggi

      19 jam lalu

      Oppo Reno15 Series bawa fitur AI untuk buat konten

      Oppo Reno15 Series bawa fitur AI untuk buat konten

      21 jam lalu

  • Artikel
    • Istora menunggu gebrakan Gen Z

      Istora menunggu gebrakan Gen Z

      5 jam lalu

      Gunung Samalas dalam ingatan Dunia

      Gunung Samalas dalam ingatan Dunia

      7 jam lalu

      Jalan tengah memperluas kesempatan kerja bagi kelas menengah

      Jalan tengah memperluas kesempatan kerja bagi kelas menengah

      7 jam lalu

      Regenerasi dan pelatnas, fase transisi Indonesia untuk Paralimpiade

      Regenerasi dan pelatnas, fase transisi Indonesia untuk Paralimpiade

      9 jam lalu

      Hidup di tengah ancaman bencana yang kerap terlupakan

      Hidup di tengah ancaman bencana yang kerap terlupakan

      18 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Pemkab Pati perpanjang status darurat bencana menyusul masih adanya dampak banjir

      Pemkab Pati perpanjang status darurat bencana menyusul masih adanya dampak banjir

      4 jam lalu

      Saat ini Tangerang masih berstatus waspada potensi hujan lebat

      Saat ini Tangerang masih berstatus waspada potensi hujan lebat

      6 jam lalu

      Rumah terdampak banjir di Situbondo bertambah jadi 7.435 unit

      Rumah terdampak banjir di Situbondo bertambah jadi 7.435 unit

      6 jam lalu

      19 RT di Jakarta dan satu ruas jalan di Jakarta masih tergenang banjir pada Minggu pagi

      19 RT di Jakarta dan satu ruas jalan di Jakarta masih tergenang banjir pada Minggu pagi

      9 jam lalu

      Mayoritas wilayah Indonesia berpotensi berawan hingga hujan ringan pada Minggu

      Mayoritas wilayah Indonesia berpotensi berawan hingga hujan ringan pada Minggu

      9 jam lalu

  • Wisata
    • Tiga agenda budaya dan wisata Aceh masuk KEN 2026

      Tiga agenda budaya dan wisata Aceh masuk KEN 2026

      6 jam lalu

      Disbud Palembang Sumsel pada 2026 perbanyak kegiatan di Museum SMB II tarik pengunjung

      Disbud Palembang Sumsel pada 2026 perbanyak kegiatan di Museum SMB II tarik pengunjung

      16 jam lalu

      Tiga festival di Sulbar masuk dalam Top 125 Karisma Event Nusantara 2026

      Tiga festival di Sulbar masuk dalam Top 125 Karisma Event Nusantara 2026

      18 jam lalu

      Pemkab Tegal tetapkan tanggap darurat di kawasan wisata Guci akibat banjir bandang

      Pemkab Tegal tetapkan tanggap darurat di kawasan wisata Guci akibat banjir bandang

      21 jam lalu

      Formasi baru, band heavy pop asal Bandung Cherry Bombshell rilis single berjudul "Kecewa"

      Formasi baru, band heavy pop asal Bandung Cherry Bombshell rilis single berjudul "Kecewa"

      21 jam lalu

  • Internasional
    • Pembangkit listrik Jalur Gaza segera beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      Pembangkit listrik Jalur Gaza segera beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      5 jam lalu

      Lebih 130.000 rumah alami pemadaman listrik akibat badai salju di AS,

      Lebih 130.000 rumah alami pemadaman listrik akibat badai salju di AS,

      7 jam lalu

      Presiden Somalia ajak Somaliland berdialog dalam kerangka kedaulatan dan persatuan

      Presiden Somalia ajak Somaliland berdialog dalam kerangka kedaulatan dan persatuan

      10 jam lalu

      China tolak komentari pembubaran DPR Jepang

      China tolak komentari pembubaran DPR Jepang

      18 jam lalu

      Salju lebat terus  guyur di pesisir laut Jepang, warga diimbau waspada

      Salju lebat terus guyur di pesisir laut Jepang, warga diimbau waspada

      19 jam lalu

  • Olahraga
    • Bournemouth bikin kejutan dengan kalahkan Liverpool 3-2

      Bournemouth bikin kejutan dengan kalahkan Liverpool 3-2

      4 jam lalu

      Ini jadwal Indonesia Masters 2026

      Ini jadwal Indonesia Masters 2026

      6 jam lalu

      Bayern tersungkur di awal pekan ke-19 Bundesliga

      Bayern tersungkur di awal pekan ke-19 Bundesliga

      10 jam lalu

      Taklukkan China 4-0, Jepang raih gelar ketiga Piala Asia U-23

      Taklukkan China 4-0, Jepang raih gelar ketiga Piala Asia U-23

      10 jam lalu

      Valencia menang dramatis atas Espanyol 3-2

      Valencia menang dramatis atas Espanyol 3-2

      10 jam lalu

  • Foto
    • Aksi sosial pangkas rambut gratis di SDN Loji 2 Kota Bogor

      Aksi sosial pangkas rambut gratis di SDN Loji 2 Kota Bogor

      Jumat, 23 Januari 2026 10:54

      Pembangunan Pasar Petani Garuda di Kabupaten Bogor

      Pembangunan Pasar Petani Garuda di Kabupaten Bogor

      Kamis, 22 Januari 2026 10:03

      Perlintasan KRL Commuter terdampak banjir

      Perlintasan KRL Commuter terdampak banjir

      Selasa, 20 Januari 2026 6:39

      Kerja sama internasional konservasi orangutan di Taman Safari Bogor

      Kerja sama internasional konservasi orangutan di Taman Safari Bogor

      Sabtu, 17 Januari 2026 23:40

      Kepadatan kendaraan jalur wisata Puncak Bogor pada libur Isra Miraj

      Kepadatan kendaraan jalur wisata Puncak Bogor pada libur Isra Miraj

      Sabtu, 17 Januari 2026 6:48

  • Video
    • Tim SAR temukan 10 jenazah dan 1 kantong bodi part Korban ATR 42-500

      Tim SAR temukan 10 jenazah dan 1 kantong bodi part Korban ATR 42-500

      Jumat, 23 Januari 2026 21:32

      Pesan penting soal AI

      Pesan penting soal AI

      Minggu, 18 Januari 2026 21:53

      Canggih! AI bisa cek daging & udara

      Canggih! AI bisa cek daging & udara

      Minggu, 18 Januari 2026 21:51

      Apa itu AI sebenarnya?

      Apa itu AI sebenarnya?

      Minggu, 18 Januari 2026 21:50

      Panda lahir di Bogor, tonggak konservasi & perkuat diplomasi RI-China

      Panda lahir di Bogor, tonggak konservasi & perkuat diplomasi RI-China

      Rabu, 7 Januari 2026 13:19

Telaah - Tuma'ninah Dan Kabinet Kerja

Rabu, 15 Juni 2016 23:51 WIB

Telaah - Tuma'ninah Dan Kabinet Kerja

Dr Ir Ricky Avenzora MSc FTrop. (ANTARA FOTO/Istiemawa/Pribadi/Dok).

Dalam hal ini, "hilangnya" kritik kepada pemerintah dari berbagai media "main stream" adalah hal yang termasuk perlu diwaspadai oleh Kabinet Kerja.
Sejalan dengan akan berakhirnya sepertiga pertama kegiatan puasa Ramadhan 1437 Hijriah yang dilaksanakan umat Islam di dunia, maka barangkali ada baiknya bila salah satu hikmah ibadah ini dijadikan sebagai bahan berpikir tentang perjalanan bangsa sekarang.

Jika dalam Islam diyakini bahwa sepertiga pertama dari Ramadhan adalah merupakan fase rahmat (fase limpahan rahmat dan pahala) --diikuti fase maghfirah (pengampunan) pada 10 hari berikutnya, serta fase "itqun minan nar" (pembebasan dari api neraka) pada sepertiga terakhir Ramadhan-- maka barangkali proses perjalanan bangsa Indonesia saat ini perlu pula kita refleksikan pada tiga fase yang berbeda tersebut.

Dalam konteks rahmat, kita semua tentu patut bersyukur kehadirat Allah SWT bahwa hingga saat ini bangsa dan negara kita masih ada, pemerintah yang berdaulat di bawah pimpinan Presiden Jokowi masih terus berjalan dan gonjang-ganjing politik nasional pun terlihat semakin mereda, serta setidaknya sebagian besar rakyat ternyata masih dapat makan dan menghidupi dirinya dengan berbagai cara yang mereka miliki.

Sedangkan dalam fase maghfirah (pengampunan), sebelum memohon ampun kepada Ilahi maka tentunya kita semua perlu untuk merenungkan berbagai kesalahan sendiri dalam perjalanan masing-masing, baik pada tataran individu maupun dalam hal institusi sebagai suatu entitas.

Allah SWT memang Maha Tahu tentang berbagai kesalahan kita, namun Allah juga telah mengingatkan bahwa nasib suatu bangsa tak akan Dia ubah jika bangsa itu tak mau mengubahnya. Dengan demikian, maka kesadaran dan kejujuran atas berbagai kesalahan yang telah diperbuat tentunya menjadi prasyarat dari pengampunan menuju perubahan tersebut.


Kesadaran dan kejujuran diri Dalam konteks berbangsa dan bernegara, seorang pelajar/mahasiswa tentu
perlu mengintrospeksi diri tentang kesungguhan serta kedisiplinan mereka dalam belajar serta menuntut ilmu. Sejalan dengan era kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi, di satu sisi tugas seorang guru/dosen tampaknya menjadi lebih ringan dalam hal menyampaikan informasi (baca: pengetahuan).

Namun di sisi lain tumbuhnya "perilaku instan" di tengah masyarakat menjadikan bebannya lebih berat dalam hal menumbuhkan "ilmu" dalam diri murid/mahasiswanya.

Sudahkah Sang guru/dosen mencurahkan segala kompetensi, tenaga dan waktunya untuk secara sungguh-sungguh menempa "alam pikir", "alam rasa", "alam jiwa" dan "alam raga" murid/mahasiswanya? Atau kah sang guru sudah kehabisan tenaga karena perubahan kurikulum belaka? Atau malah sang dosen menjadi "mati langkah" akibat penerapan jargon manajemen pendidikan yang selama 15 tahun terakhir hanya menjadikannya sebagai "pelayan" belaka bagi mahasiswanya? Idealnya, ketika kita sebagai seorang suami (sebagai pemimpin dalam keluarga) tentu kita dituntut untuk menafkahi istri dan anak-anak nya dengan rezeki yang halal, sedangkan seorang istri tentu diwajibkan untuk menundukkan hati dan pikirannya kepada suaminya seutuhnya.

Sudahkan salah satu prasyarat terbentuknya keluarga sakinah itu kita jalankan guna melahirkan dan membentuk generasi penerus yang barakah untuk kemajuan nusa dan bangsa? Ketika kita sebagai seorang pemimpin di suatu entitas kerja, kita tentunya punya kewaijban moral untuk mensejahterakan para sub-ordinat kita, sedangkan sebaliknya saat sebagai seorang staf tentunya kita punya kewajiban untuk memberikan semua kompetensi terbaik agar tercapai dan berhasilnya misi bersama yang kita emban di bawah arahan sang pemimpin.

Sudahkah hal tersebut kita lakukan, atau kita semua hanya sibuk bernafsi-nafsi dalam memainkan "office-politicking" untuk menguntungkan diri masing-masing? Tatkala kita sebagai seorang pengusaha, apakah kita sudah membayarkan upah para pekerja kita secara pantas sebelum keringatnya kering, apakah kita sudah jujur dalam berusaha, serta telah beradabkah kita dalam mengambil keuntungan dan taatkah kita akan pajak?.

Sebaliknya, pada saat kita sebagai konsumen sudah sadarkah kita bahwa perekeonomian bangsa dan negara perlu dibangun dengan mengutamakan sikap untuk mengonsumsi produksi dalam negeri? Lebih lanjut, (jika kita) sebagai seorang presiden/menteri tentu pertanyaan yang harus kita ajukan pada diri kita adalah: (a) apakah aku telah menjadi presiden/menteri untuk mejamin kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat bangsa ku, atau aku hanya telah menjadi "petugas partai" (meminjam istilah Ibu Megawati) dan presiden/menteri bagi para
relawan serta cukong pendukung ku saja.

Kemudian, (b) apakah aku telah melahirkan keputusan-keputusan yang baik dan benar, terukur serta benar-benar berguna bagi negara dan bangsaku, atau sebenarnya aku hanya melahirkan proyek-proyek impianku yang menguntungkan para kroni ku dan bangsa asing saja.

Lalu, (c) apakah aku telah berdiri tegak dan bersikap berani untuk membela kepentingan serta marwah bangsa dan negara ku, atau sesungguhnya aku hanya telah tunduk dan dijajah oleh bangsa asing
yang berhasil menakut-nakuti aku?

Tuma'ninah dan kabinet kerja

Dalam Islam, dinyatakan bahwa shalat lima waktu adalah merupakan "tiang agama", sedangkan "tuma'ninah" adalah merupakan salah satu rukun dalam melaksanakan shalat. Melalui kewajiban "tuma'ninah" setiap individu yang melaksanakan shalat tidak hanya dituntun dan dituntut menyadari setiap doa dan bagian dari shalat yang sedang dia lakukan, melainkan juga diwajibkan untuk menghayati serta meresapi serta meyakininya secara sungguh-sungguh.

Meskipun dalam Islam dinyatakan bahwa "shalat" nya seorang hamba adalah sebagai penentu utama dalam penghitungan amal-ibadah hamba tersebut selama hidupnya, namun Allah SWT juga mengingatkan bahwa
seorang hamba yang rajin shalat adalah bisa "cilaka" jika hamba tersebut: (a) mendustakan agama, (b) mencela anak yatim, (c) tidak mau memberi makan orang miskin, (d) lalai dalam waktu shalat,
serta (e) bersikap "riya".

Dalam berbagai pengajian tasawuf dijelaskan bahwa "kealpaan/kegagalan" seorang hamba dalam melakukan "tuma'ninah" pada saat shalat akan punya kecenderungan menjadikan shalat hamba tersebut
ibarat hanya seperti "bulir-bulir padi yang hampa", sehingga bukan tidak mungkin dia akan masuk dalam golongan hamba-hamba yang "celaka".

Jika ajaran tentang "cilakanya" kinerja orang yang shalat di atas direfleksikan dengan kehidupan bernegara, maka kinerja suatu rezim pemerintah yang sedang berkuasa akan bisa menjadi "celaka" pula jika: (a) mendustakan amanat UUD-45 dan Pancasila, (b) mencela marwah bangsa sendiri, (c) tidak mau memberi makan bangsa sendiri yang jelas-jelas masih miskin, (d) lalai dalam memaknai waktu pembangunan, serta (e) bersikap "riya" dalam banyak hal.

Atas hal itu, maka Kabinet Kerja yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo kiranya perlu untuk kita gugah agar juga berkenan melakukan "tuma'ninah" atas segala keputusan politik dan pembangunan yang sedang dan akan dikerjakan.

Kabinet kerja perlu kita gugah untuk "tuma'ninah" agar tidak mendustakan amanat UUD-45 dan Pancasila.

Kita semua perlu membantu Kabinet Kerja agar dalam pemanfaatan bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya haruslah benar-benar untuk kemakmuran rakyat, dalam bentuk usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan.

Kita semua perlu mengingatkan Kabinet Kerja bahwa membuka "kran investasi" dan memberi konsensi kepada bangsa asing untuk menanamkan investasi dan menguasai berbagai proyek strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah suatu kekeliruan yang sangat serius.

Investasi dan konsesi bagi bangsa asing hanyalah menjadikan rakyat sebagai "budak ekonomi" bangsa asing, sebagai pekerja dan pemakan gaji yang tidak akan pernah menjadi benar-benar makmur. Perlu pula kita sadari bersama bahwa perbudakan ekonomi tersebut akan berjalan untuk jangka wakta puluhan tahun ke depan, yang bisa saja melewati usia para pemimpin Kabinet Kerja itu sendiri.

Segenap rakyat Indonesia juga perlu bangkit dan bangun untuk menjaga serta membelakewibawaan Presiden Jokowi sebagai Kepala Negara dalam menghadapi berbagai tekanan dan gerakan politik global bangsa asing; baik politik kedaulatan negara, politik ekonomi maupun politik lingkungan.

Perlu kita sadari bahwa ketika seorang Kepala Negara kehilangan kewibawaan politiknya, maka hal tersebut dapat diibaratkan seperti "matinya" seorang ayah dan menjadikan rakyat negeri kita sebagai "yatim". Di sisi lain, seorang ayah (baca: Presiden) juga perlu "tuma'ninah" untuk meresapi dan menyadari fungsi serta tanggung jawabnya secara hakiki agar "kuat" untuk bertindak baik dan benar dalam memimpin dan menjaga marwah bangsanya.

Memberikan banyak investasi strategis dan jangka panjang kepada bangsa asing dapat diibaratkan "menghinakan marwah" dan tidak mau memberi makan bangsa sendiri. Begitu pula halnya dengan kebijakan yang berpotensi untuk mematikan usaha dan industri strategis dalam negeri yang muncul sebagai akibat tekanan politik lingkungan global.

Kabinet Kerja perlu diajak untuk "tuma'ninah" dalam menyadari bahwa sesungguhnya di dalam negeri sendiri potensi investasi tersebut sesungguhnya adalah lebih dari berlimpah.

Mari bayangkan berapa nilai kapital yang bisa dikumpulkan oleh para kaum "Nahdiyin"/NU (60 juta orang), kaum Muhammadiyah (30 juta orang), para PNS (5 juta orang) dan para kaum non-Muslim (50 juta orang) di negeri ini jika seandainya pemerintah berhasil melahirkan suatu sistem (katakanlah untuk sementara kita sebut sebagai) "Saham Rakyat" sebesar Rp1 juta per orang dalam waktu setahun.

Dalam setahun, Kabinet Kerja akan mampu mengumpulkan "Saham Rakyat" (hanya dari empat komponen bangsa itu saja) setidaknya sebesar RP145 triliun, bukan? Potensi "Saham Rakyat" itu jauh lebih besar dari semua janji-janji surga para investor asing itu, bukan? Hal itu tidak akan pernah bisa kita sadari jika fikiran, hati, jiwa dan raga kita hanya untuk partai maupun untuk relawan kita belaka; tidak untuk dan bersama rakyat kita.

Atas hal itu, maka Kabinet Kerja juga perlu kita temani untuk "tuma'ninah" dalam merajut rentang waktu perencanaan keberhasilan yang mereka impikan. Melakukan proses pembangunan dengan pola
"lonjak-lotongi" (istilah Minangkabau untuk menggambarkan sikap yang terlalu bersemangat dan progresif dengan tidak memperhatikan berbagai kaidah dan norma serta etika) adalah sama halnya dengan "lalai" atas waktu.

Ibarat shalat di luar waktu adalah tidak sah, maka pembangunan yang berpola "lonjak-lotongi" juga adalah akan menjadi sia-sia belaka.

Dalam konteks "riya", Kabinet Kerja juga perlu kita ajak untuk "tuma'ninah" agar benar-benar bisa menghayati betapa buruknya dampak dari berbagai bentuk program pencitraan yang muncul selama ini; baik dalam konteks gerakan-gerakan "beauty contest" yang sengaja diciptakan untuk mencuatkan dan memperkuat citra, maupun dalam bentuk "buzzer-war" yang bergerak untuk melakukan pembelaan atas suatu kritik.

Dalam hal ini, "hilangnya" kritik kepada pemerintah dari berbagai media "main stream" adalah hal yang termasuk perlu diwaspadai oleh Kabinet Kerja.

Kiranya Allah SWT berkenan untuk menuntun kita semua agar benar-benar bisa melakukan "tuma'ninah" sesuai posisi masing-masing.

Semoga Allah juga berkenan membukakan mata dan pintu hati serta memberi kecerdasan dan kepahaman pada kita semua untuk dapat mempelajari serta mengamalkan ilmu dunia dan ilmu akhirat-Nya dengan sebaik-baiknya guna memperbaiki dan membangun bangsa serta negara ini.

*) Penulis adalah salah satu pendiri Perhimpunan Nasionalis Indonesia (Pernasindo), saat ini Ketua Program Studi Pascasarjana Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Pewarta: Dr Ir Ricky Avenzora MSc FTrop *)

Editor : M. Tohamaksun


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

KPK telaah laporan ICW dan Kontras mengenai dugaan pemerasan oleh 43 polisi

KPK telaah laporan ICW dan Kontras mengenai dugaan pemerasan oleh 43 polisi

24 Desember 2025 14:07

Kemendikdasmen turunkan tim untuk telaah kasus kematian seorang siswa SMA di Garut

Kemendikdasmen turunkan tim untuk telaah kasus kematian seorang siswa SMA di Garut

16 Juli 2025 18:53

KPK telaah laporan dugaan korupsi pada pengadaan pesawat jet pribadi KPU RI

KPK telaah laporan dugaan korupsi pada pengadaan pesawat jet pribadi KPU RI

8 Mei 2025 02:14

Erick Thohir telaah total Pertamina, jadi momentum lakukan perbaikan

Erick Thohir telaah total Pertamina, jadi momentum lakukan perbaikan

2 Maret 2025 15:58

Guru Besar FT UI telaah antisipasi kecelakaan teknologi pada industri berisiko tinggi

Guru Besar FT UI telaah antisipasi kecelakaan teknologi pada industri berisiko tinggi

30 Juli 2023 22:38

Presiden Jokowi: Menkopolhukam msih kaji dan telaah terkait putusan MK soal pimpinan KPK

Presiden Jokowi: Menkopolhukam msih kaji dan telaah terkait putusan MK soal pimpinan KPK

7 Juni 2023 09:35

Dishub Kota Bogor telaah permintaan 54 aset halte Perumda Trans Pakuan

Dishub Kota Bogor telaah permintaan 54 aset halte Perumda Trans Pakuan

16 Maret 2022 07:36

KPK telaah kasus dugaan korupsi aduan HMI Bekasi

KPK telaah kasus dugaan korupsi aduan HMI Bekasi

11 Januari 2022 15:49

Terpopuler

Penjaga gawang Barcelona Marc-Andre ter Stegen resmi berseragam Girona

Penjaga gawang Barcelona Marc-Andre ter Stegen resmi berseragam Girona

BMKG sebut enam wilayah di Sulut berpotensi hujan lebat dan angin kencang

BMKG sebut enam wilayah di Sulut berpotensi hujan lebat dan angin kencang

25 detik krusial di Daihatsu Indonesia Masters 2026

25 detik krusial di Daihatsu Indonesia Masters 2026

Keluarga pilot pesawat ATR milik Indonesia Air Transport bertolak ke Sulsel untuk jalani tes DNA

Keluarga pilot pesawat ATR milik Indonesia Air Transport bertolak ke Sulsel untuk jalani tes DNA

Muenchen selisih 11 poin dengan Dortmund pada Klasemen Liga Jerman

Muenchen selisih 11 poin dengan Dortmund pada Klasemen Liga Jerman

Top News

  • Petani Lebak jual daun pakis dan rebung di Jakarta lepas dari kemiskinan

    Petani Lebak jual daun pakis dan rebung di Jakarta lepas dari kemiskinan

    3 jam lalu

  • Mendikdasmen sebut AI harus dikuasai dengan kompetensi dan keadaban digital

    Mendikdasmen sebut AI harus dikuasai dengan kompetensi dan keadaban digital

    3 jam lalu

  • Menko PMK sebut pemerintah kawal penanganan longsor Cisarua Bandung

    Menko PMK sebut pemerintah kawal penanganan longsor Cisarua Bandung

    3 jam lalu

  • Tanah Datar segera siapkan lahan untuk relokasi sekolah terdampak tanah bergerak

    Tanah Datar segera siapkan lahan untuk relokasi sekolah terdampak tanah bergerak

    3 jam lalu

  • Bournemouth bikin kejutan dengan kalahkan Liverpool 3-2

    Bournemouth bikin kejutan dengan kalahkan Liverpool 3-2

    4 jam lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Mobile Site
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com