Earth Hour merupakan momentum strategis untuk mengingatkan masyarakat bahwa terjadinya perubahan iklim juga berasal dari penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar fosil.Bekasi (Antara Megapolitan) - Sejumlah kalangan masyarakat di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengambil bagian dalam kampanye global peduli perubahan iklim melalui pemadaman listrik selama 60 menit, Sabtu malam.
"Kami tidak memadamkan semua lampu dan aliran listrik hotel, hanya beberapa ruangan saja seperti lobi utama yang kami ikut sertakan dalam kampanye earth hour kali ini," kata Manajer Publik Relation Hotel Amarossa Grande Bekasi Bisma di Bekasi.
Dikatakan Bisma, pihaknya mengambil tema "Green the Forest, Blue the Ocean" serta menyampaikan sosialisasi terkait dengan kepedulian terhadap perubahan iklim dengan cara mulai bergaya hidup hijau.
"Kami sosialisasikan kepada tamu juga tentang pentingnya agenda ini," ujarnya.
Kegiatan Earth Hour 2016 di Bekasi dipusatkan di eks Gedung Juang 45 Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Koordinator Earth Hour Bekasi Maulana Virlyan N. mengatakan bahwa kali ini pihaknya mengambil tema "Ini Aksiku, Mana Aksimu?" yang dimulai pukul 18.30 sampai dengan 22.00 WIB.
Selain aksi "Switch Off Ceremony Earth Hour 2016" serentak untuk bumi, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan Bekasi Symphony Orchestra, Bekasi Beatbox, dan Sinegasi.
"Earth Hour merupakan momentum strategis untuk mengingatkan masyarakat bahwa terjadinya perubahan iklim juga berasal dari penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Selain itu, mempromosikan energi efisiensi di kota dengan populasi dan konsumsi listrik yang boros," katanya.
Pihaknya membawa misi untuk memicu kesadaran masyarakat tentang gaya hidup hemat energi di kota-kota besar di Jawa dan Bali.
Adapun beberapa lokasi yang turut memeriahkan kampanye WWF tersebut, di antaranya Kantor Pemerintah Kota Bekasi, masyarakat, komunitas, bisnis dan korporasi, Masjid Agung Al Barkah, Alun-Alun Kota Bekasi, piramida Summarecon Bekasi, dan Patung Bundaran Harapan Indah Bekasi.
Pewarta: Andi Firdaus: Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.