Sukabumi, (Antaranews Bogor) - Polsek Cisaat, Kabupaten Sukabumi masih menyelidiki kasus dugaan keracunan yang terjadi kepada kakak beradik Gian dan Juhan yang ditemukan terkapar di kandang bebek di Kampung Cipancurpojok.

"Ada beberapa keterangan yang dihimpun seperti mereka diduga keracunan obat-obatan jenis anastan dan amoxilin ada juga yang menyebukan kakak beradik ini terkapar karena dipatok ular welang," kata Kapolsek Cisaat, Kompol Sumarta Setiadi kepada Antara di Sukabumi, Minggu.

Menurutnya, dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan beberapa saksi kakak beradik yang masih berusia 14 dan 12 tahun ini sebelum ke kandang bebek di Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mereka sempat membeli obat tersebut dii warga milik Mbeb.

Bahkan, pemilik warung pun juga sudah ditetapkan menjadi saksi beserta dua teman korban yakni Bagas dan Ujang yang melihat mereka membeli obat anastan dan amoxilin. Selain itu, polisi juga menemukan bungkus obat di TKP di mana Juhan ditemukan terkapar oleh keluarganya.

"Dari mulut korban tidak tercium aroma minuman keras alkohol, sehingga ada dua kemungkinan apakah korban keracunan obat atau dipatok ular berbisa, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis RSUD Sekarwangi Cibadak," tambahnya.

Sementara orang tua korban, mengatakan usai bermain Gian pulang ke rumah dalam kondisi sempoyongan dan menyebutkan bahwa adiknya Jian tidak berdaya dan terkapar di dekat kandang bebek. Melihat anaknya dalam kondisi kurang sadar maka kedua orang tuanya langsung mencari Juhan dan membawanya ke RSUD Sekarwangi.

"Kami khawatir dengan kondisi kedua anak saya, karena tidak sadarkan diri saat pulang dan ditemukan di kandang bebek, katanya mereka dipatok ular welang karena usai minum obat sempat menangkap ular," kata ayah korban, Asep Saepudin kepada wartawan di RSUD Sekarwangi.

Di tempat yang sama, dokter jaga RSUD Sekarwangi, Suryadi mengatakan dari pemeriksaan awal tidak tercium aroma minuman keras atau alkohol dari mulut kedua korban, namun dari hasil pemeriksaan kondisi Juhan masih belum stabil namun kakaknya Gian kesehatannya sudah membaik.

Pewarta: Aditya A Rohman
: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026