Sukabumi, (Antaranews Bogor) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan PMI Sukabumi, Jawa Barat, menyalurkan air bersih ke kecamatan yang kesulitan mendapatkan air bersih seiring meluasnya kekeringan.

"Hingga saat ini sudah ada sembilan kecamatan yang warganya kesulitan mendapatkan air bersih atau bertambah dua kecamatan yang mengalami kesulitan air bersih. Untuk membantu warganya, kami menyalurkan air bersih dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran yang dibantu oleh PMI Kabupaten Sukabumi," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD setempat, Usman Susilo kepada Antara, Senin.

Menurut Usman, hingga saat ini ada dua mobil damkar yang dioperasikan untuk menyalurkan air bersih ke lokasi-lokasi yang kesulitan mendapatkan air bersih. Masing-masing mobil damkar tersebut bisa mengangkut sekitar 3 ribu dan 4 ribu liter air bersih. Namun, penyaluran air bersih ini belum merata ke sejumlah kecamatan yang mengalami kekeringan.

Lebih lanjut, adapun kecamatan yang melaporkan kesulitan mendapatkan air bersih yakni Bantargadung, Purabaya, Pabuaran, Waluran, Ciemas, Cimanggu, Cibitung, Cikembar dan Curugkembar. Dari sembilan kecamatan tersebut empat kecamatan diantaranya hanya membutuhkan pasokan air bersih dan sisanya membutuhkan saluran air.

"Adapun daerah yang membutuhkan pasokan air bersih antara lain, Kecamatan Bantargadung, Purabaya, Pabuaran dan Waluran. Namun, karena keterbatasan armada pengangkut air bersih sehingga saat ini baru dua kecamatan yang dipasok yakni Bantargadung dan Purabaya," tambahnya.

Untuk mengantisipasi kesulitan mendapatkan air bersih ini, selain dibantu PMI, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sukabumi untuk menyalurkan air secara bergilir pada pagi dan sore hari. Bantuan ini akan diberikan hingga musim kemarau berakhir.

Sementara, Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Ayi Abdullah mengatakan saat ini pihaknya baru bisa menyediakan satu armada tangki pengangkut air bersih yang berasal dari PMI pusat. Selain ke Bantargadung, pihaknya juga sudah menyalurkan air

bersih ke Kecamatan Cikembar serta tiga kecamatan lain yang saat ini tidak masuk ke dalam daerah siaga darurat bencana kekeringan.

Pewarta: Aditya A Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2014