Bogor (Antara) - Relawan Bogor Barat, Desi Supriharti kembali menemukan bocah penderita gizi buruk asal Kampung Tegal, Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang kondisinya sangat memprihatinkan.
"Bocah bernama Eneng Ratna usia 8 tahun, memiliki berat tubuh 11 kilogram," kata Desi saat dihubungi Antara, Selasa.
Desi mengatakan, informasi bocah gizi buruk diperolehnya dari tetangga dekat rumahnya yang melaporkan adanya anak tetangganya yang menderita sakit dengan tubuh kurus kering tinggal tulang dan perut buncit.
Bersama rekan-rekan relawannya, Desi langsung mengunjungi keluarga bocah tersebut, bocah diduga mengalami gizi buruk, karena dilihat secara fisik usianya 8 tahun namun hanya memiliki berat 11 kg.
Desi mengatakan, Eneng Ratna merupakan anak yatim dari seorang ibu yang bekerja sebagai tukang sayur bakul keliling.
Eneng Ratna tinggal bersama ibunya Maryani di Kampung Tegal RT 01/RW 02, Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.
Tim Relawan Bogor Barat, berupaya menyelamatkan Eneng dengan membawanya ke Puskesmas terdekat. Namun, karena tidak mendapatkan penanganan segera. Relawan membawa Enek ke Rumah Sakit Dompet Duafa, Senin (25/11) malam.
"Alhamdulillah, setelah di RS Dompet Duafa, pasien langsung ditangani. Hasil obrservasi Eneng menderita gizi buruk," kata Desi.
Desi menyebutkan, saat ini Eneng juga sudah menjalani perawatan di RS Dompet Duafa. Selain menderita gizi buruk, Enek juga memiliki sakit penyerta yakni TB tulang dan abdomen.
"Kami belum tahun TB tulang dan Abdomen yang dideritanya apakah karena tumor atau penyakit lain, masih ditelusuri," ujarnya.
Penemuan pasien gizi buruk oleh Tim Relawan Bogor Barat bukan yang pertama kalinya, hampir setiap tahunnya, relawan yang bertugas di wilayah Bogor Barat ini mengirimkan pasien-pasien tidak mampu ke RS Dompet Duafa.
Sejumlah pasien yang ditemukan kebanyakan menderita gizi buruk yang berasal dari wilayah Barat seperti Parung Panjang dan Tenjo yang memang sangat jauh dari akses kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Bogor.
Tercatat selama 2012 Relawan Bogor Barat menemukan tiga kasus gizi buruk dan di 2013 Eneng merupakan kasus yang keempat berhasil ditangani relawan.
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2013
"Bocah bernama Eneng Ratna usia 8 tahun, memiliki berat tubuh 11 kilogram," kata Desi saat dihubungi Antara, Selasa.
Desi mengatakan, informasi bocah gizi buruk diperolehnya dari tetangga dekat rumahnya yang melaporkan adanya anak tetangganya yang menderita sakit dengan tubuh kurus kering tinggal tulang dan perut buncit.
Bersama rekan-rekan relawannya, Desi langsung mengunjungi keluarga bocah tersebut, bocah diduga mengalami gizi buruk, karena dilihat secara fisik usianya 8 tahun namun hanya memiliki berat 11 kg.
Desi mengatakan, Eneng Ratna merupakan anak yatim dari seorang ibu yang bekerja sebagai tukang sayur bakul keliling.
Eneng Ratna tinggal bersama ibunya Maryani di Kampung Tegal RT 01/RW 02, Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.
Tim Relawan Bogor Barat, berupaya menyelamatkan Eneng dengan membawanya ke Puskesmas terdekat. Namun, karena tidak mendapatkan penanganan segera. Relawan membawa Enek ke Rumah Sakit Dompet Duafa, Senin (25/11) malam.
"Alhamdulillah, setelah di RS Dompet Duafa, pasien langsung ditangani. Hasil obrservasi Eneng menderita gizi buruk," kata Desi.
Desi menyebutkan, saat ini Eneng juga sudah menjalani perawatan di RS Dompet Duafa. Selain menderita gizi buruk, Enek juga memiliki sakit penyerta yakni TB tulang dan abdomen.
"Kami belum tahun TB tulang dan Abdomen yang dideritanya apakah karena tumor atau penyakit lain, masih ditelusuri," ujarnya.
Penemuan pasien gizi buruk oleh Tim Relawan Bogor Barat bukan yang pertama kalinya, hampir setiap tahunnya, relawan yang bertugas di wilayah Bogor Barat ini mengirimkan pasien-pasien tidak mampu ke RS Dompet Duafa.
Sejumlah pasien yang ditemukan kebanyakan menderita gizi buruk yang berasal dari wilayah Barat seperti Parung Panjang dan Tenjo yang memang sangat jauh dari akses kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Bogor.
Tercatat selama 2012 Relawan Bogor Barat menemukan tiga kasus gizi buruk dan di 2013 Eneng merupakan kasus yang keempat berhasil ditangani relawan.
Editor : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2013