Bupati Bogor Rudy Susmanto membuka ruang kolaborasi dengan kalangan mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah itu, saat menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor Raya di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Selasa.

Rudy menegaskan mahasiswa dan generasi muda bukan sekadar kelompok pengawas kebijakan, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mendorong perubahan dan pembangunan di Kabupaten Bogor.

“Silaturahmi dengan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan ini digelar karena saya menyadari bahwa suara anak muda lahir dari kepedulian terhadap masa depan daerah, melalui kritik, saran, dan gagasan yang membangun,” kata Rudy.

Menurut dia, ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan mahasiswa harus terus dijaga agar pembangunan berjalan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mampu menjawab tantangan generasi muda.

Ia menilai keterlibatan mahasiswa penting dalam memperkuat partisipasi publik dalam proses pembangunan daerah, termasuk memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Rudy juga mengingatkan besarnya peran pemuda dalam perjalanan sejarah bangsa dengan mengutip pesan Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno.

“Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Pesan Bung Karno ini menegaskan betapa besar kekuatan generasi muda dalam mendorong perubahan bangsa,” ujarnya.

Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di Bogor Raya.

Melalui forum itu, pemerintah daerah juga membuka ruang dialog yang lebih luas agar aspirasi mahasiswa dapat tersalurkan secara konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap mahasiswa tetap kritis terhadap berbagai persoalan publik, sementara pemerintah tetap terbuka terhadap kritik, saran, dan gagasan yang disampaikan generasi muda.

 

 

 

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bupati Bogor buka ruang kolaborasi dengan mahasiswa

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Syarif Abdullah


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2026