Bogor (Antaranews Megapolitan) - Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November, sebanyak 124 perguruan tinggi se-Indonesia berkompetisi menampilkan kreativitas dan inovasinya dalam ajang ekspo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) ke-9 yang berlangsung di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Direktur Pembelajaran, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Didin Wahidin mengatakan, KMI merupakan salah satu ajang untuk meningkatkan daya saing inovasi perguruan tinggi.

"Daya saing bangsa Indonesia cukup tinggi diangka 37 dari 127 negara, tapi daya saing inovasi anak bangsa masih rendah, 85 dari 127 negara," ujarnya saat membuka KMI ke-9.

Menurutnya ada fenomena menurunnya semangat wirausahawan di Indonesia, sehingga perlu terus digelorakan. Kencenderungan penurunan ini disikapi oleh Kemenristekdikti melalui berbagai program salah satunya KMI yang setiap tahun digelar.

"Ini merupakan keprihatinan kita supaya ada upaya merangsang inovasi anak bangsa," tambahnya.

Sementara itu, Rektor IPB Dr Arif Satria mengatakan, IPB melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat kewirausahaan pada mahasiswa.

"Pertama kita sudah melakukan upaya peningkatan minat kewirausahaan yang terancang, kita lakukan langkah-langkah secara institusi," lanjutnya.

Ia mengemukakan awal tahun ini IPB melakukan pemetaan untuk mengetahui mahasiswa yang tingkat tahun pertama ini yang punya bakat dalam bidang bisnis.

"Jadi dari pemetaan itulah nantinya akan kita salurkan ke program lanjutannya," sebutnya.

KMI ke-9 mengangkat tema "Penguatan Wirausaha Mahasiswa Indonesia melalui Techno-sociopreneurshio menghadapi Revolusi Industri 4.0".

Selain ekspo, dalam KMI kesembilan ini juga digelar beragam kegiatan di antaranya KMI award, sarasehan pemimpin perguran tinggi, sarasehan mahassiwa, studen entrepreneurship network, talkshow kewirausahaan, bazar UMKM dan tour keliling kota.

Berbagai produk inovasi dan kreatifitas mahasiswa ditampilkan, mulai dari batal costume, kursi terbuat dari limbah botol plastik, sablon, aneka makanan, hingga teh olahan dari kulit kopi.

Pewarta: Laily Rahmawaty

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018