Bogor (Antaranews Megapolitan) - Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Direktorat Kerjasama dan Hubungan Alumni IPB menyelenggarakan kegiatan pelepasan pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban 1439 H/2018 M. Pelepasan 780 peserta pemeriksa kesehatan hewan kurban dilakukan di Auditorium Jannes Humuntal Hutasoit Fakultas Peternakan (Fapet) Kampus IPB Dramaga, Bogor, (20/8).

Rektor IPB dalam hal ini di wakili oleh Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr mengatakan kegiatan ini merupakan peran serta IPB untuk meningkatkan dan memberikan pelayanan dan pendidikan kepada masyarakat khususnya mengenai keamanan dan kesehatan daging kurban. Terutama untuk meningkatkan kerjasama IPB dengan Dinas Pertanian Kota Bogor, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tanggerang, dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Depok.

“Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menangani hewan kurban dengan baik, menjamin pemotongan hewan kurban yang higienis dengan baik dan menjamin ketersediaan daging kurban yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),  menurut syariat Islam,” imbuhnya.

Sementara Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan FKH IPB, Dr. Drh. Trioso Purnawarman mengatakan dalam rangka pelaksanaan tugas Tridharma Perguruan Tinggi khususnya pengabdian pada masyarakat, FKH IPB setiap tahun bekerja sama dengan beberapa dinas pertanian/peternakan atau dinas yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner (kesmavet) mengadakan kegiatan pengawasan kesehatan hewan dan daging kurban.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka berperan aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya menjamin kesehatan dan keamanan daging kurban serta memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang pentingnya keamanan daging dan kesehatan konsumen. Kegiatan ini melibatkan hampir seluruh civitas akademika FKH IPB terutama dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan,” tuturnya.

Ia menambahkan, tahun ini FKH IPB mengirim pemeriksa ke tiga provinsi yaitu Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten yang terbagi ke 11 titik antara lain Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Depok, enam wilayah di DKI Jakarta (Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur, Kepulauan Seribu) dan Kota Tangerang.

Sebanyak 780 pemeriksa akan ditugaskan ke daerah-daerah tersebut dengan rincian: Kabupaten Bogor 100 pemeriksa, kota Bogor 219 pemeriksa, Depok 100 pemeriksa, 3 pemeriksa di Kabupaten Sukabumi, DKI Jakarta 300 pemeriksa, 8 pemeriksa di Kepulauan Seribu dan Tangerang 50 pemeriksa. Selain itu 50 orang dosen juga akan berpartisipasi aktif membantu pemeriksaan hewan kurban.

“Para pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban akan diberangkatkan sehari sebelum hari raya Idul Qurban untuk daerah Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor dan Kota Depok. Sedangkan untuk 5 wilayah di daerah DKI Jakarta, Kota Tangerang dan Kota Bogor diberangkatkan pada hari H,” ujarnya.

Ia menekankan para pemeriksa yang akan ditugaskan tersebut telah diberikan beberapa pembekalan tentang teknis pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban yang meliputi, teori, praktik dan pemutaran film atau audiovisual tentang pemeriksaan (antemortem dan postmortem). Dengan pembekalan ini diharapkan mahasiswa siap melaksanakan pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban di lapangan secara mandiri dan profesional serta dapat menjaga nama baik almamater IPB.

“Pada saat pemeriksaan, para pemeriksa akan melakukan beberapa kegiatan diantaranya pemeriksaan hewan sebelum disembelih/dipotong (antemortem), pemeriksaan hewan setelah disembelih/dipotong (postmortem), proses penanganan daging, higiene, sanitasi dan melakukan evaluasi yang diserahkan kepada dinas-dinas terkait untuk perbaikan ke depannya,”katanya.

Sedangkan  Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor,  Ir. Siti Farikah, MM sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh FKH IPB setiap tahun dalam penanganan hewan kurban di masyarakat. Ia  berharap kerja sama ini terus ditingkatkan, sehingga masyarakat  tahu dan memahami cara-cara menyembelih hewan kurban yang baik, khususnya menjamin kesehatan dan keamanan daging kurban untuk dikonsumsi. (Awl/Zul).

Pewarta: Oleh: Humas IPB

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018