Cibinong, Bogor (Antaranews Megapolitan) - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Induk Cibitung pada Dinas Perdagangan Bidang Pasar Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melakukan pembersihan terhadap penumpukan sampah dan dalam satu hari dapat mengangkut 1000 meter kubik.

"Sampah itu kebanyakan organik dan bila tidak segera dibersihkan maka menyebabkan bau menyengat dan dapat menimbulkan tumbuhnya bibit penyakit," kata Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas Pasar Induk Cibitung, Nur Alamsyah di Cibitung, Selasa.

Menurut dia penumpukan sampah itu terjadi sejak Libur Lebaran 2018 hingga haru ini. Dan dengan adanya penumpukan tersebut menyebabkan penyumbatan pada selokan sekitarnya.

Selain itu jika tidak segera dilakukan pembersihan maka dapat merusak pemandangan dan tentunya tidak baik bagi kesehatan khususnya pada bagian pernafasan.

"Ini juga karena adanya Pesta Olahraga bergensi Asian Games, dan tentunya sebagai tuan rumah (Indonesia) harus memberikan yang terbaik. Ini juga sebagai ajang promosi daerah, dimana bila sektor perdagangan bersih maka akan menarik banyak investor bidang perdagangan," katanya.

Oleh sebab itu perlunya penataan dan pembersihan sampah agar terlihat bersih. Dan tentunya akan mendapatkan nilai tersendiri dalam pola penataan.

Ia menambahkan dalam upaya itu maka meminta kepada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi untuk membantu menurunkan bantuan armada dari berbagai pasar.

Ini bertujuan agar proses pembersihan sampah dapat berjalan sesuai rencana dan terjadwal. Itu dikarenakan penumpukan sampah tersebut bila melakukan penotalan setiap pasar dapat mencapai hingga 1.500 meter kubik.

"Kami membutuhkan armada dan mendapatkan bantuan dari Pasar Babelan, Pasar Tambun, Pasar Serang Baru, Pasar Bojong, Pasar Cikarang untuk mengangkut sampah yang tertunda pengangkutannya," katanya.

Namun untuk setiap hari produksi sampah di Pasar Induk Cibitung bisa mencapai sekitar 350 meter kubik. Dengan dilakukan pengangkutanya 12 armada yang ada.

Dengan adanya hal tersebut tentunya tidak dapat berjalan sesuai rencana yang dimana harus membersihkan sampah. Pasalnya dalam upaya tersebut membutuhkan sekurang-kurangnya 20 truk pengangkut.

Lanjut Noor menjelaskan Pembersihan sampah akibat libur lebaran ini ?dilakukan selama lima hari, mengingat banyaknya ?sampah yang menumpuk di area pasar.

Selain itu, untuk menjaga kebersihan saluran air di lingkungan area pasar. Pasalnya sampah yang ada pada area tersebut sudah mencemari air selokan.

Pewarta: Mayolus Fajar Dwiyanto

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2018