Bogor (Antara Megapolitan) - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan kuliah umum di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Kabupaten Bogor, Jabar, Rabu. 

Pada kesempatan itu, Menlu menyampaikan seputar upaya diplomasi Indonesia dalam hubungan antarbangsa. 

Dihadapan 330 mahasiswa dan dosen Unhan, dibahas pula mengenai isu penting ketimpangan ekonomi internasional, dan bagaimana memperjuangkan hal tersebut di PBB.  

Rektor Unhan Letjen TNI Dr I Wayan Midhio, M.Phil menyampaikan terima kasih kepada Menlu yang telah menyempatkan waktunya untuk memberikan kuliah umum di kampusnya. 

Dengan hadirnya Menlu, ratusan mahasiswa dan dosen mendapatkan wawasan tentang isu internasional dan peranan Unhan terhadap pertahanan negara.  

Di antaranya tentang harapan 13 bidang studi Unhan yang sebisa mungkin menjawab tantangan untuk ikut menjaga keutuhan NKRI dari berbagai sisi.  

Salah satunya, Indonesia ingin masuk untuk memperjuangkan solusi ketimpangan ekonomi dan transnasional di PBB oleh diplomat yang banyak juga berasal dari duta bela negara asal Unhan.  

Rektor menyatakan Unhan siap menjawab harapan yang diberikan Menlu sebagai tantangan keikutsertaan anak bangsa dalam pertahanan negara.  

"Unhan memiliki Bidang Studi Damai dan Resolusi Konflik, Teknologi Pertanahan dan lainnya untuk berkontribusi. Saya kira itu yang bisa menjawab (harapan Menlu)," katanya. 

Pewarta: Linna Susanti

Editor : M.Ali Khumaini


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2017