Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan Pemerintah menyiapkan lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan keamanan ekstra di Pulau Nusa Kambangan, Jawa Tengah, khusus untuk kejahatan narkoba.

"Kemenkumham itu sudah menyiapkan penjara atau lapas yang super secure, yang nanti juga insyaallah akan ditinjau oleh presiden untuk suatu peresmiannya, mungkin di Nusa Kambangan," kata Mahfud usai mengikuti rapat terbatas (ratas) soal penanganan narkoba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Mahfud mengatakan kejahatan narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat masif. Menurut dia, korban terbanyak berasal dari para pengguna sehingga menyebabkan lapas menjadi sangat padat.

Baca juga: Lapas Cirebon gagalkan penyelundupan sabu-sabu dan 150 pil penenang oleh pengunjung
Baca juga: Polisi sita 86,22 gram sabu-sabu dari pelaku penyelundup narkoba ke lapas

Oleh karena itu, lanjutnya, Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menerapkan berbagai tindakan khusus bagi para pengedar dan bandar narkoba.

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose secara terpisah menyatakan hal serupa bahwa Pemerintah akan membuka lapas khusus kasus narkoba dengan keamanan maksimal.

"Lapas itu nanti special maximum security, khusus untuk narkotika," kata Petrus.

Baca juga: Petugas tangkap seorang pelaku penyelundupan narkoba di Lapas Nyomplong

Dalam rapat terbatas itu, katanya, Jokowi memberikan arahan agar jajarannya bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjalankan program penanggulangan narkotika secara terukur dan dengan langkah-langkah luar biasa.

Menurut Petrus, sejauh ini BNN sudah bekerja sama dengan TNI dan Polri serta kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) terkait dalam penanggulangan narkotika.

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023