Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat bekerjasama dengan komunitas dan perbankan memberi bantuan 50 tablet kepada pelaku UMKM dalam rangka meningkatkan kapasitas bidang literasi dan inklusi keuangan.

Bantuan yang diberikan berupa tablet yang dilengkapi dengan aplikasi Satu POS yang bakal membantu bidang finansial dalam pelaporan serta pengelolaan keuangan para pelaku UMKM Kota Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah saat menyerahkan 10 tablet secara simbolis kepada pelaku UMKM di Auditorium Bogor Creative Center (BCC), Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Rabu, mengatakan kegiatan bantuan seperti ini diperlukan dan sejalan dengan pemerintah kota sehingga ke depan diharapkan UMKM Kota Bogor tidak hanya bagus kualitas produknya, tetapi juga bagus dalam pengelolaan maupun manajemen keuangannya. Kerja sama yang ada juga diharapkan berkelanjutan.

Baca juga: Pemkot Bogor data ada 8 ribu dari 15 ribu UMKM penuhi syarat masuk pasar lebih luas

“Kegiatan ini bentuk kolaborasi untuk membantu pengelolaan dan transaksi keuangan sebagai penguatan bagi para pelaku UMKM Kota Bogor di dalam pelaporan serta pengelolaan keuangannya,” katanya.

Secara geografis, kata Syarifah, Bogor beruntung ada di interline Jakarta yang merupakan pusat ekonomi terbesar sekaligus magnet atau epicentrum sehingga ini kesempatan terbaik. Namun tantangan yang dihadapi adalah kurasi UMKM agar kualitasnya maupun kuantitasnya lebih baik hingga keuangannya.

Oleh karena itu, Pemkot Bogor berkolaborasi dengan REKA Bogor dengan Bank Mizuho memberikan bantuan 50 tablet kepada pelaku UMKM.

Baca juga: Pemkot Bogor dongkrak pemberdayaan UMKM melalui maskot Rubo

Ketua REKA Bogor, Georgian Marcello menyatakan, meningkatkan kapasitas UMKM Kota Bogor tidak hanya oleh dinas terkait, tetapi sebagai forum ekonomi kreatif, REKA Bogor berkeinginan membantu agar para pelaku UMKM menjadi kreatif, salah satunya meningkatkan kapasitas dalam bidang finansial.

“Dengan laporan yang sudah bagus dan lebih baik, melalui program tersebut para pelaku UMKM yang dibina REKA akan dikoneksikan dengan permodalan. Untuk kegiatan tersebut REKA memilih pelaku usaha mikro binaan Dinas KUKM Dagin Kota Bogor yang tergabung dalam komunitas UMKM Kota Bogor,” jelasnya.

Bantuan tablet yang diberikan dalam kegiatan tersebut merupakan batch kedua. Untuk batch pertama dilaksanakan pada Juni 2023 dengan jumlah bantuan yang sama sehingga total sudah 100 tablet yang sudah dibagikan.

Baca juga: Pemkot Bogor ungkap cara bangkitkan UMKM agar mampu produktif

Satu POS adalah nama aplikasi yang sudah terinstal yang merupakan buatan REKA Bogor. Dalam operasionalnya, untuk melayani pembayaran tunai maupun cashless, termasuk untuk mengawasi dan memandu para pelaku UMKM dalam mengoperasikannya, REKA membentuk grup Whatsapp.

Pewarta: Linna Susanti

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023