Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa seluruh rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta, berjalan aman dan terkendali. Hal itu berkat adanya sinergisitas pengamanan dari TNI-Polri dan seluruh stake holder terkait. 

Yudo dan Listyo bersama-sama melihat jajarannya di TNI dan Polri mengamankan lokasi acara dan daerah sekitar dari Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) TNI dan Command Center Polri.

“Alhamdulillah sampai hari ini (7/9) seluruh rangkaian pengamanan di kegiatan KTT Ke-43 ASEAN berjalan dengan aman dan terkendali sebagaimana disampaikan Panglima bahwa beliau sebagai ketua dan kami sebagai anggota pengamanan terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengamanan bisa berjalan dengan baik," kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat jumpa pers bersama Panglima TNI di Kantor Panglima TNI, Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan tim gabungan TNI dan Polri bakal terus bekerja mengamankan wilayah Jakarta dan sekitarnya sampai seluruh delegasi kembali ke negaranya masing-masing.

"Hari ini masih ada sisa kegiatan yang harus kami amankan, dan ada kepulangan kurang lebih 18 delegasi, dan besok (8/9) kemungkinan 11 delegasi, dan juga ada beberapa kegiatan tambahan yang tentunya akan kami kawal, amankan sehingga seluruh rangkaian pengamanan KTT ini bisa berjalan dengan baik sampai dengan seluruh rangkaian ditutup oleh Bapak Presiden (Joko Widodo) dan seluruh delegasi kembali meninggalkan Indonesia ke negaranya masing-masing," papar Listyo Sigit.

Sigit menjelaskan, demi memastikan seluruh rangkaian pengamanan KTT ASEAN berjalan aman dan lancar, dirinya bersama Panglima TNI selalu melakukan pemantauan baik di Puskodalsis Mabes TNI maupun Command Center Polri. 

"Baru saja kita laksanakan pemantauan langsung dari Puskodalsis Mabes TNI, sebelumnya kita melaksanakan kegiatan memantau langsung command center yang ada di Polri," ujar Sigit. 

Menurut Sigit, personel pengamanan TNI-Polri yang tergabung dalam pasukan Operasi Tri Brata Jaya 2023 selalu bersinergi dan bekerjasama di lapangan dalam mengamankan ring 1, 2 dan 3. 

"Betul-betul bisa kerja sama dengan baik. Sehingga kemudian itu menjadi satu rangkaian kegiatan pengamanan yang tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama," ucap Sigit. 

"Alhamdulillah kegiatan tadi malam merupakan salah satu kegiatan yang tentunya menjadi perhatian pada saat Gala Dinner semuanya berjalan aman," tambah Sigit. 

Disisi lain, Sigit menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat khususnya pengguna jalan terkait adanya penerapan rekayasa lalu lintas ketika pelaksanaan KTT ASEAN berlangsung. 

"Dan seperti disampaikan Pak Panglima mohon maaf karena kemarin kami harus lakukan rekayasa dan melakukan beberapa penutupan ruas jalan," tutur Sigit. 

Di lokasi yang sama, Panglima TNI menegaskan selama KTT Ke-43 berlangsung di Jakarta tidak ada ancaman dari luar yang membahayakan para delegasi atau pun dapat mengganggu acara.

Walaupun demikian, tim pengamanan telah menertibkan dua drone (pesawat nirawak) liar yang terbang tanpa izin di sekitar lokasi acara KTT Ke-43 ASEAN.

"Di era informasi sekarang kemajuan teknologi ini, dan tidak menutup kemungkinan ada ancaman drone sehingga kami juga ada peralatan anti-drone dari Koopsus yang kemarin juga dilaksanakan secara mobile, dan tentunya juga sudah berhasil menurunkan drone tidak berizin," tutur Laksamana Yudo saat jumpa pers.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat pengguna drone agar melengkapi syarat dan izin sebelum menerbangkan pesawat nirawaknya itu untuk mendokumentasikan wilayah tertentu dari ketinggian.

"Dan tentunya kita bersama-sama dengan Polri, BSSN dengan BIN dan juga stakeholder yang lain semuanya bersama-sama untuk mengamankan semua kegiatan ini," ujar Panglima. 

Pewarta: Genta Tenri Mawangi

Editor : Feru Lantara


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023