Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Jawa Barat, membangun sinergi penyebaran informasi pemilihan umum (Pemilu) 2024 dengan media massa agar semakin meminimalisasi berita bohong alias hoaks di tengah masyarakat.

"Menjelang pemungutan suara, KPU Kota Bogor berharap sinergi dan kolaborasi yang baik dengan seluruh insan media di Kota Bogor, khususnya, dan nasional pada umumnya," kata Ketua KPU Kota Bogor Samsudin di Kota Bogor, Senin. 

 

Samsudin berharap salah satu peran media massa dapat menyebarkan sosialisasi dan informasi yang valid tentang pemilu ke seluruh masyarakat, sehingga warga mau datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari H.

 

Membangun wawasan pemilu kepada masyarakat dan informasi tahapan-tahapan yang dilaksanakan di KPU Kota Bogor membutuhkan peran media massa sebagai wadah edukasi dan ajakan.

Pelaksanaan pemilu serentak dijadwalkan akan berlangsung pada 14 Februari 2023 untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta anggota DPD RI. 

Menurut Samsudin, perhelatan pemilu 2024 harus menjadi titik poin penting peningkatan partisipasi masyarakat. 
 

KPU Kota Bogor menargetkan peningkatan partisipasi masyarakat mencapai 90 persen untuk 2024 dari 85,14 persen pada tahun 2019.

 

KPU Kota Bogor pun telah melaksanakan rapat koordinasi bersama Kesbangpol Kota Bogor dan insan media pada Jumat (1/9). 

"Kami berharap suasana yang kondusif tetap terjaga, apabila ada hal-hal yang harus dikonfirmasi dan klarifikasi bisa dilakukan, sehingga informasi yang diberikan kepada masyarakat utuh, menyeluruh dan bersumber dari sumber yang tepat," katanya. 

Baca juga: KPU Kota Bogor mengajak TNI perkuat netralitas jelang pemilu 2024

Baca juga: KPU Kota Bogor umumkan 762 nama masuk DCS DPRD

Baca juga: KPU Kota Bogor beberkan peran penting pers mengawal tahapan pemilu 2024





 

Pewarta: Linna Susanti

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023