Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengajak para investor dari negara-negara yang tergabung dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) untuk berinvestasi di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada berbagai sektor usaha.

"Tentunya investasi yang ditanamkan oleh para investor ASEAN di Kota Sukabumi sangat membantu pemerintah dalam upaya membangkitkan kembali perekonomian, khususnya daerah yang sempat terpuruk akibat dampak COVID-19," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi Iskandar, di Sukabumi, Kamis.

Menurut Iskandar, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN atau ASEAN Summit ke-43 tahun 2023 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta pada 5-7 September 2023 tentunya bisa menjadi angin segar dunia bisnis Indonesia khususnya daerah.

Baca juga: Pemkab Sukabumi terus perkuat koordinasi dengan negara ASEAN berantas TPPO

Peluang tersebut pun ingin dimanfaatkan oleh Pemkot Sukabumi agar bisa menarik investor dari negara ASEAN. Dengan masuknya investasi dari luar negeri ke Kota Sukabumi tentunya perekonomian meningkat dan yang paling terpenting ikut mendongkrak kesejahteraan warga.

Karena dengan adanya investasi yang ditanamkan, maka dunia bisnis akan semakin berkembang dan juga menambah lapangan pekerjaan. Apalagi seperti diketahui Kota Sukabumi merupakan salah satu kota di Jabar yang merupakan daerah jasa dan perdagangan, sehingga sangat tepat bagi investor ASEAN maupun negara lain untuk menginvestasikan modalnya di kota berjuluk Kota Mochi ini.

Selain itu, sesuai arahan dari Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dengan keberadaan Tol Bocimi serta berbagai akses perhubungan tengah dibangun pemerintah pusat, seperti jalur ganda kereta api tentunya Kota Sukabumi akan semakin dilirik oleh investor dari dalam maupun luar negeri khususnya dari ASEAN.

Baca juga: BPBD: ASEAN harus meningkatkan kerjasama penanggulangan bencana

Maka dari itu peluang tersebut harus "ditangkap" atau dimanfaatkan sebaik mungkin dengan memberikan layanan prima kepada para investor yang ingin menanamkan modalnya, seperti mempermudah regulasi perizinan serta memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan berbisnis bagi calon penanam modal.

"Namun demikian, perihal perizinan tentunya investor harus mengikuti aturan yang ada dan jika syarat terpenuhi, maka Pemkot Sukabumi tentunya kami pastikan tidak akan mempersulit," katanya lagi.

Pada sisi lain, Iskandar mengatakan Kota Sukabumi yang membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor, tentunya juga memiliki keinginan, salah satunya penanam modal harus melibatkan serta memprioritaskan masyarakat Kota Sukabumi. Sehingga, dunia bisnis menjadi nyaman dan terus berkembang dan tentunya warga pun terbantu dalam hal perekonomian.

Baca juga: Sukabumi berharap perekonomian daerah terdongkrak KTT ASEAN 2023

Dengan demikian ada simbiosis mutualisme, tetapi ia memastikan bahwa Kota Sukabumi merupakan daerah yang tepat untuk berinvestasi karena posisinya yang strategis di mana jarak dari ibu kota negara yakni Jakarta tidak jauh serta ada jaminan keamanan dan kenyamanan bagi investor.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2023