Sukabumi (Antara Megapolitan) - Puluhan petugas SAR gabungan dari SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, TNI dan relawan dikerahkan mencari jasad penambang yang tertimbun longsor di lokasi tambang pasir.

"Hingga saat ini jasad korban yang diketahui bernama Alun belum ditemukan, karena material lumpur yang tebal menyulitkan kami dalam melakukan pencarian tersebut, kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri di Sukabumi, Sabtu.

Menurutnya, longsor yang berada di lokasi tambang pasir milik PT Hasta Pasir di Kampung Jami, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi terjadi pada Sabtu, (2/9) sore tersebut belum diketahui penyebabnya.

Karena lokasi yang cukup extrem, tim SAR harus waspada mengingat cuaca sudah mulai mendung dan jika turun hujan khawatir terjadi longsor susulan yang bisa saja melukai atau membuat celaka tim yang berada di lokasi untuk mengevakuasi jasad korban.

Selain itu, untuk mempermudah proses pencarian jasad korban, satu unit alat berat jenis excavator diturunkan untuk menyingkarkan puing-puing dan lumpur yang menutupi jasad korban.

"Tebing yang berada di lokasi musibah rawan terjadi longsor, sehingga dalam pencarian ini kami harus perlahan-lahan mengangkat lumpur, agar tidak terlalu banyak getaran," tambahnya.

Okih mengatakan tidak menutup kemungkinan jasad korban sudah berpindah karena terseret material longsor. Untuk itu, pencarianpun di perluas dan pihaknya sudah membentu beberapa tim untuk mempercepat pencarian ini.

Pewarta: Aditya A Rohman

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2016