Empat orang warga Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tertimbun tanah longsor akibat hujan deras pada Sabtu petang.

"Kami masih berusaha untuk evakuasi secara manual menggunakan cangkul," ungkap Penata Bencana Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam di sela-sela evakuasi.

Menurutnya, peristiwa longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu merobohkan dua rumah dengan korban sebanyak sembilan orang. Lima korban di antaranya berhasil selamat yaitu Hilman, Fitri, Adit, Abay dan Ama.

Baca juga: BPBD Bogor alihkan aliran mata air yang sebabkan longsor di Jalur Puncak
Baca juga: Longsor di Jalur Puncak sudah dibersihkan, kendaraan bisa melintas kembali

Sementara empat korban lainnya tertimbun material longsor dengan identitas Uum (70), Duduh (43), Eneng (24) dan Nafis (4). Tapi, korban bernama Uum sudah berhasil dievakuasi dengan kondisi meninggal dunia.

"Tim masih di lapangan untuk evakuasi. Sejauh ini, satu korban tertimbun berhasil dievakuasi atas nama Duduh (43)," kata Adam.

Hingga pukul 21.00 WIB tim SAR gabungan masih melakukan proses pencarian tiga korban tertimbun. Meski hujan sudah mulai reda di tempat kejadian perkara (TKP), tapi kurangnya pencahayaan membuat proses pencarian sedikit terhambat.

Baca juga: Bupati Bogor resmikan 17 rumah pengganti bagi korban bencana longsor Leuwisadeng

Kapolsek Cigombong-Cijeruk, Kompol Sumijo menjelaskan para korban longsor tersebut yaitu satu keluarga. Satu korban meninggal yang berhasil dievakuasi merupakan kepala keluarganya.

"Yang meninggalnya itu kepala keluarga. Istrinya terselamatkan karena bisa lompat dia. Anaknya masih tertimbun dan neneknya. Jadi yang masih dievakuasi ini tiga orang," tambahnya.

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022