Gedung enam lantai yang berfungsi sebagai permukiman warga dan kegiatan usaha di Kota Changsha, China tengah, ambruk, pada Jumat waktu setempat.

Belum diketahui jumlah korban karena sampai saat ini petugas dari tim SAR masih melakukan pencarian.

Saluran televisi resmi China CCTV melaporkan gedung yang berdiri di atas lahan seluas 700 meter persegi di dekat kampus Changsha Medical University runtuh pada pukul 12.24 waktu setempat (11.24 WIB).

Beberapa pemilik akun Weibo, salah satu platform media sosial populer di China, mengunggah status tidak bisa mengontak beberapa teman kuliah atau kerabat yang tinggal dan bekerja di gedung tersebut sejak insiden itu terjadi.

Runtuhnya gedung yang terdiri dari restoran, bioskop, hotel, dan tempat tinggal di ibu kota Provisi Hunan itu menimbulkan awan debu sangat besar.

Peristiwa tersebut diduga karena faktor usia bangunan berstruktur batu bata dan beton itu.

Otoritas Kota Changshan mengerahkan 23 unit pemadam kebakaran, 134 personel penyelamatan, dan empat ekor anjing pelacak ke lokasi kejadian. 

Baca juga: Tim HAM PBB tiba di China persiapan kunjungan ke Xinjiang
Baca juga: China kecam AS karena pelayaran kapal perangnya di Selat Taiwan
 

Pewarta: M. Irfan Ilmie

Editor : Riza Harahap


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022