Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, membagikan beras nutrizinc ke sejumlah desa dalam upaya menanggulangi ketengkesan di daerah itu.

"Kami berharap program ini dapat terus berjalan dengan baik, sehingga angka stunting dapat dikurangi dan tertangani dengan baik," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, di Purwakarta, Rabu.

Ia mengatakan kali ini bantuan beras nutrizinc disalurkan ke Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Desa Sadakarya, Kecamatan Darangdan, Desa Pangkalan, Kecamatan Bojong dan Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa.

Baca juga: Dedi Mulyadi ajak menanam padi bernutrisi sebagai upaya cegah stunting
Baca juga: Purwakarta salurkan ratusan paket bantuan beras untuk kelompok disabilitas

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan bantuan beras welas asih, berupa beras nutrizinc.

Menurut dia, bantuan beras khusus ini diperuntukan bagi anak-anak yang terkena kategori tengkes.

Jenis beras yang diberikan, yaitu beras nutrizinc yang mengandung zat besi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh beberapa perwakilan pada masing-masing desa.

"Ada 12 paket untuk Desa Sukatani, 30 paket untuk Desa Sadakarya, 25 paket untuk Desa Pangkalan dan 13 paket beras untuk Desa Babakan . Adapun paket beras nutrizinc yang diberikan seberat 5 kilogram untuk setiap penerima," katanya

Baca juga: Pemkab Purwakarta distribusikan bantuan beras untuk 28 ribu KPM

Bupati menyampaikan, berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan, data ketengkesan di Purwakarta menyusut hingga 3,36 persen.

Untuk di Purwakarta, kata Anne, penurunan angka ketengkesan dari Tahun 2020 ke 2021 cukup signifikan. Dari yang awalnya 41 persen, kini di Purwakarta angkanya menurun menjadi 20,5 persen.

"Kami terus berupaya untuk menurunkan angka stunting dengan adanya komitmen sejumlah dinas terkait," katanya.

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA News Megapolitan 2022