Sukabumi, (Antaranews Bogor) - Badan SAR Nasional Pos Sukabumi, Jawa Barat, memastikan benda yang jatuh di Laut Selatan daerah tersebut bukan pesawat ringan seperti diinformasikan, tetapi paramotor atau parasut bermotor diduga dengan seorang penumpang sebagai pilot.

"Awalnya kami menerima informasi ada pesawat ringan yang jatuh di sekitar Pantai Loji di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, namun setelah memeriksa lokasi dengan anggota SAR gabungan ternyata yang jatuh ke laut tersebut adalah paramotor yang diduga ditumpangi oleh seorang pilot," kata Wakil Komandan Basarnas Pos Sukabumi, Zulfikri kepada Antara, Sabtu.

Menurut Zulfikri, setelah diperiksa melalui air traffic control (ATC) bahwa tidak ada sinyal pesawat yang melalui jalur laut Sukabumi. Ternyata setelah dikonfirmasi ulang dan minta keterangan dari saksi mata atau orang yang melihat kejadian tersebut, benda yang jatuh tersebut adalah paramotor karena menggunakan parasut dan motor untuk mengembangkan parasut tersebut.

Lebih lanjut, warga yang pertama kali melihat kejadian tersebut adalah Jalal, nelayan Loji. Nelayan itu sempat mengejar paramotor tersebut saat jatuh di laut. Tetapi, tidak berhasil menyelamatkan si pilot paramotor tersebut karena keburu tenggelam dan tersapu ombak.

"Kami sudah berada di lokasi hilangnya paramotor tersebut, korbannya diduga satu orang tetapi belum diketahui identitasnya. Selain itu, informasinya ada agenda paralayang di daerah Pajampangan diduga korban merupakan salah satu orang yang ikut kegiatan itu," tambahnya.

Zulfikri mengatakan saat ini sudah ada empat tim yang melakukan pencarian terhadap jatuhnya paramotor tersebut yang berasal dari Basarnas, Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi dan Pos AL Palabuhanratu.

Dari informasi yang dihimpin, paramotor tersebut jatuh saat hendak pulang ke lokasi pusat kegiatan di daerah Pajampangan dan saat ini pihaknya masih menunggu panitia kegiatan itu untuk mengetauhi identitas penunggang paramotor. "Pencarian belum membuahkan hasil, karena lokasi laut di mana jatuhnya paramotor itu kedalamannya sekitar 300 meter," katanya.


Pewarta: Aditya A Rohman
: Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026