"Saya sudah bertemu Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Utama. RPH di DKI Jakarta mau dipindahkan ke Kota Bekasi, kami siap menerimanya," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di sela-sela sidak ke Pasar Jatiasih, Kamis.
Menurut dia, kesiapan pihaknya dalam mengelola RPH DKI Jakarta akan dilakukan dengan mengembangkan bisnis RPH di Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara.
Jika dikembangkan secara serius, kata Rahmat, RPH Telukpucung seluas 1 hektare itu diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan pemotongan daging segar, bukan hanya untuk wilayah Kota Bekasi, melainkan juga DKI Jakarta.
"Kami akan kembangkan RPH Telukbuyung untuk memasok kebutuhan daging segar ke wilayah Kota Bekasi juga DKI Jakarta," ujarnya.
Rahmat mengaku telah menginstruksikan jajaran terkait untuk memfasilitasi segala keperluan RPH di wilayah itu agar bisnis tersebut bisa berjalan kondusif.
"Kami minta Dinas Pasar untuk menyiapkan segala sesuatunya. Untuk kebutuhan masyarakat Kota Bekasi saja luar biasa. Oleh karena itu, perlu ditata regulasi sampai soal distribusinya. Infrastrukturnya kan sudah siap," ujarnya.
Sementara itu, dalam agenda sidak ke Pasar Jatiasih, Rahmat mengaku terkejut mendapati mayoritas daging sapi yang dijual di pasar itu berasal dari daging impor.
"Kami kan punya RPH, ini pedagang Jatiasih malah mendapat daging sapi dari impor," katanya.
Pewarta: Andi FirdausUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.