"Biasanya kalau mau ke Sukabumi naek bus, suka pada macet. Kalau pakai kereta ginikan lebih cepet,"
Bogor (Antara) - Hari pertama peluncuran Kereta Api Pangrango Bogor-Sukabumi, Sabtu, disambut antusias warga, sebanyak 368 kursi yang tersedia untuk perjalanan pukul 07.30 WIB ludes terjual.

Pantauan Antara di Stasiun Paledang Bogor, tempat KA Pangrango diberangkatkan, hingga pukul 07.45 antrian penumpang terlihat memanjang disela-sela peresmian kereta tersebut.

Sejumlah penumpang yang telah mengantri tidak kebagian tiket untuk perjalanan perdana, membuat Menteri BUMN Dahlan Iskan minta maaf kepada calon penumpang.

"Kami minta maaf sebelumnya, bagi penumpang yang belum terangkut dalam perjalanan perdana ini," kata Dahlan usai melepas keberangkatan kereta tersebut.

Dahlan mengaku tidak memprediksikan animo masyarakat atas pengoperasian kereta jalur Bogor-Sukabumi melebihi perkiraan.

Menurutnya, hal tersebut menandakan bahwa keberadaan kereta jurusan Bogor-Sukabumi sangat diharapkan.

"Kedepan kami akan berupaya agar semua masyarakat dapat terlayani," ujar Dahlan saat menyapa para penumpang.

Totok (50) salah satu calon penumpang KA Pangrango mengaku sengaja ingin ikut mencoba perjalanan perdana jalur Bogor Sukabumi tersebut.

"Saya cuma ingin jalan-jalan ke Sukabumi, karena belum pernah naik kereta kesana," ujar warga Jakarta Timur tersebut.

Untuk bisa ikut perjalanan KA Pangrango Totok rela berangkat subuh dari Jakarta demi mendapatkan tiket ke Sukabumi.

Totok ikut ambil ambil bagian dalam antrian penumpang yang membeli tiket di Stasiun Paledang Bogor.

Totok mengaku, mengetahui informasi operasional jalur Bogor-Sukabumi dari pemberitaan di televisi.

Sementara itu, Wiwid warga Jakarta juga ikut antrian untuk mendapatkan tiket menuju Sukabumi.

Wiwid sudah memesan tiket melalui ATM, tapi dia harus antri untuk menukarkan struk pembayaran dengan tiket sebelum berangkat.

Wiwid mengaku senang dengan adanya operasional jalur Bogor-Sukabumi, sehingga tidak harus kena macet lagi setiap naek bus.

"Biasanya kalau mau ke Sukabumi naek bus, suka pada macet. Kalau pakai kereta ginikan lebih cepet," ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT KAI, Ignatius Jonan mengatakan, pengoperasian jalur kereta Bogor-Sukabumi bukan event perdana, tapi mengaktifkan kembali kereta perjalanan tersebut.

Menurutnya, pihaknya akan terus mengkaji peningkatan layanan untuk dapat memenuhi keinginan masyarakat.

"Karena kehadiran kereta di jalur ini (Bogor-Sukabumi) tentunya dapat membantu mengurangi beban kepadatan lalu lintas di jalan," katanya.

Jonan mengatakan, sebelumnya jalur Bogor-Sukabumi dilayani oleh KRD Bumi Geulis.

KA Pangrango tersebut terdiri dari tiga kereta ekonomi dengan kapasitas 318 kursi, satu kereta kelas eksekutif dengan kapasitas 50 kursi, satu kereta makan, satu gerbong pembangkit dan satu lokomotif.

Untuk tarif kereta ekonomi ac Rp15.000 per orang, dan Rp35.000 per orang untuk eksekutif.

"Kereta ini kapasitas utama 100 persen untuk penumpang, untuk kereta barang direncanakan akan ditambah tahun depan," kata Jonan.




Pewarta: Oleh Laily Rahmawati
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026