Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Barat kembali melakukan sterilisasi 200 kucing jantan lokal di Palmerah, Selasa, untuk menekan kelebihan populasi kucing di wilayah setempat.
"Supaya tidak over populasi. Kemudian, manajemen populasi itu juga akan berdampak terhadap kesejahteraan kucing," kata Camat Palmerah, Febbiandri Suharto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Menurut Febbiandri, manajemen populasi melalui sterilisasi juga turut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pemilik kucing peliharaan.
Ia melanjutkan sterilisasi kucing dilaksanakan secara secara layak sesuai dengan kaidah kedokteran hewan dan tidak menyakiti hewan.
Baca juga: KPKP Jaktim targetkan sterilisasi 2.200 ekor kucing guna kendalikan populasi
Baca juga: Jakbar sterilisasi 600 ekor kucing jantan lokal pada Hari Rabies Dunia
Baca juga: 328 ekor kucing sudah disterilisasi di Jaktim hingga Mei 2025
Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Barat, Tanti menjelaskan secara teknis sterilisasi dilaksanakan dengan metode kastrasi dan minim sayatan.
"Jadi setelah dilakukan sterilisasi, kucing akan diberikan penanda eartip dan dibawa pulang pemilik," kata dia.
Selain sterilisasi kucing jantan lokal, pihaknya juga membuka layanan konsultasi kesehatan hewan rabies dan vaksinasi hewan penyebar rabies (HPR).
"Seluruh rangkaian kegiatan digelar tanpa dipungut biaya," imbuhnya.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky SyukurUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026