Ciamis (ANTARA) - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyatakan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang saat ini mulai dilaksanakan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat diyakini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mewujudkan kemandirian desa di Ciamis.
"Kalau betul-betul dimaksimalkan dan diresapi dengan sebaik-baiknya, ini merupakan program yang sangat mulia dan luar biasa," kata Bupati Ciamis saat peresmian KDMP di Desa Sukamulya, Kecamatan Cihaurbeuti, Ciamis, Sabtu.
Peresmian KDMP di Ciamis tersebut merupakan acara serentak secara nasional melalui virtual bersama Presiden RI Prabowo Subianto yang dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Ciamis.
Bupati menyampaikan, program KDMP salah satu program prioritas Presiden yang memiliki tujuan mulia untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa yang akan membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Status Siaga Bencana Hidrometeorologi di Ciamis telah selesai
Baca juga: Guru harus jadi tempat cerita siswa, komunikasi efektif cegah perundungan
Ia menyebutkan, pembangunan KDMP di Kabupaten Ciamis saat ini sedang berjalan sebanyak 265 desa dan kelurahan, dari jumlah tersebut baru 200 KDMP yang sudah mulai melaksanakannya, dan 49 gedung di antaranya sudah selesai dibangun, sisanya masih tahap penyelesaian.
Sementara 65 desa lainnya, kata dia, saat ini masih dalam proses pencarian lahan yang dinilai strategis untuk pembangunan koperasi desa tersebut.
Ia mengatakan, keberadaan KDMP di Ciamis harus dijalankan dengan benar yang tujuannya membantu masyarakat desa, khususnya memperkuat perputaran ekonomi lokal agar tidak terlalu banyak uang yang keluar ke daerah lain.
Peluang besar dalam koperasi itu, kata dia, yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini membutuhkan banyak bahan baku pangan, namun sebagian kebutuhannya masih dipasok dari luar daerah karena produksi lokal belum mencukupi.
Baca juga: Puluhan rumah di kabupaten Ciamis rusak terdampak cuaca ekstrem
"Kalau potensi lokal seperti beras, sayur, daging hingga telur bisa dimanfaatkan secara maksimal, ini akan sangat luar biasa dan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis," katanya.
Ia mengungkapkan, seperti kebutuhan beras saat ini sudah mampu dipenuhi dari produksi lokal Ciamis, namun untuk komoditas lainnya seperti sayuran sekitar 30 sampai 40 persen masih didatangkan dari luar daerah.
Bupati berharap seluruh pengurus KDMP agar menjalankan amanah dengan niat baik, penuh integritas, dan mengedepankan pengelolaan yang akuntabel sehingga KDMP berjalan sukses untuk kepentingan masyarakat.
"Koperasi bukan sekadar urusan administratif semata, tetapi bagaimana membangun tata kelola koperasi yang transparan dan partisipatif," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026