Ciamis (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis menyebutkan laporan sementara terdapat puluhan rumah warga rusak dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Ciamis, Jawa Barat, Sabtu.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani membenarkan adanya bencana hidrometeorologi cuaca ekstrem dan saat ini tim sedang melakukan asesmen ke daerah yang terdampak.

"Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang, juga beberapa atap rumah warga mengalami kerusakan," kata Ani.

Ia menuturkan hujan deras disertai angin kencang yang melanda Ciamis, Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB menyebabkan kerusakan rumah di lima desa, dua kecamatan.

Daerah yang terdampak itu yakni 25 rumah di Desa Bantardawa, 28 rumah di Desa Pasirlawang, 12 rumah di Desa Purwajaya, 15 rumah di Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, dan dua rumah di Desa Mekmarmukti, Kecamatan Cisaga.

Ani menyampaikan data tersebut hanya laporan sementara yang diterima BPBD Ciamis pada pukul 18.00 WIB, tim di lapangan saat ini masih melakukan asesmen daerah mana saja yang terdampak bencana alam.

"Data di atas laporan sementara sampai dengan jam 18.00, karena dari desa pun baru laporan lokasi dan jumlah rumahnya saja," katanya.

Ia mengatakan, saat ini BPBD Ciamis berkoordinasi dengan aparatur pemerintah setempat untuk menghimpun data terdampak, kemudian melaksanakan kaji cepat, dan distribusi logistik kedaruratan.

Saat ini, lanjut dia, masih proses melakukan penanganan pohon tumbang, dan untuk rumah yang rusak belum dilakukan perbaikan.

"Semua data terdampak, jumlah KK, jiwa, kondisi terkini, kebutuhan mendesak masih dalam pendataan," katanya.

Baca juga: 114 rumah rusak dampak cuaca ekstrem di Ciamis Jabar

Baca juga: Banjir di Pamarican Ciamis dampak luapan Sungai Citalahab



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026