Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berkolaborasi dengan Kitabisa resmi mendirikan kampung darurat bernama Kampung Cahaya Zakat di kawasan Deir Al-Balah, Gaza, Palestina, yang berasal dari dukungan dan bantuan masyarakat Indonesia.

"Kita menunjukkan komitmen bangsa Indonesia, komitmen Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, yang sangat concern, sangat commit kepada perjuangan rakyat Palestina dan sangat concern kepada nasib rakyat Palestina. Itulah sebabnya beliau mendorong semua kekuatan yang ada di Indonesia, termasuk Badan Amil Zakat Nasional, untuk memberikan dukungan-dukungan dan bantuan-bantuan," kata Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Sodik menjelaskan program Kampung Cahaya Zakat ini mencakup pembangunan 200 unit tenda keluarga, 50 unit toilet, tenda masjid seluas 100 meter persegi, hingga tenda kelas untuk memastikan aktivitas sosial dan ibadah tetap berjalan.

Selain infrastruktur, program ini juga menghadirkan 151.000 liter air bersih serta ribuan paket makanan yang menyasar total 11.714 penerima manfaat.

Baca juga: Baznas kirim 100.000 liter air bersih dari masyarakat Indonesia untuk Gaza
Baca juga: 35.000 paket bantuan dari masyarakat Indonesia ke Palestina diterima warga

Tak hanya itu, Sodik mengungkapkan terdapat pula kafalah atau semacam insentif bagi 20 guru sekolah dan tahfiz Quran selama enam bulan ke depan, yang diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan logistik darurat, tetapi juga menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di pengungsian.

"Laporan ini kami sampaikan sebagai pertanggungjawaban kepada para pendukung umat, kepada pendukung bangsa Indonesia yang telah mempercayakannya kepada Baznas," ujarnya.

Sodik juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini, termasuk para donatur atas dukungan mereka dalam mewujudkan berbagai program kemanusiaan seperti pendirian Kampung Cahaya Zakat.

"Mohon doanya agar Baznas terus semakin dipercaya, yang dengan itu Baznas semakin peduli kepada para duafa, termasuk peduli kepada saudara-saudara kita di Gaza, di Palestina," kata Sodik Mudjahid.

Baca juga: Baznas sebut 35.000 paket bantuan Indonesia berhasil masuk Gaza

Sementara, Direktur Timur Tengah Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Ahrul Tsani Fathurrahman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas, para relawan, dan seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas nyata bagi rakyat Palestina.

"Kampung Cahaya Zakat ini menjadi salah satu bukti nyata dari semangat tersebut. Program ini bukan hanya menghadirkan bantuan fisik berupa tenda, fasilitas sanitasi, masjid, atau sekolah, tetapi lebih dari itu menghadirkan harapan, menghadirkan rasa aman, menghadirkan rasa nyaman, dan yang paling penting menghadirkan pesan kepada saudara kita di Palestina bahwa mereka tidak sendiri," ucap Ahrul Tsani Fathurrahman.



Pewarta: Sean Filo Muhamad
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026