Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik tahun 2026 sebagai wujud penguatan literasi data hingga tingkat bawah.

"Desa Cantik 2026 dilaksanakan di tiga wilayah sebagai sasaran program yakni Desa Babelan Kota, Sukadanau dan Karangmekar," kata Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin usai pencanangan di Cikarang, Rabu.

Ia mendukung penuh program Desa Cantik sebagai upaya penguatan data agar lebih akurat sebagai modal dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan sekaligus meningkatkan sinergi pemerintah daerah dengan BPS.

"Saat membangun jalan, kita harus tahu dulu jumlah jalan rusak di Kabupaten Bekasi. Dari data itu, intervensi pembangunan kemudian disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia sehingga dapat menentukan skala prioritas," katanya.

Baca juga: BPS Bekasi gelar pelatihan sakernas tingkatkan kompetisi

Dia berharap program ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penyediaan data secara akurat sehingga membantu pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Kepala BPS Kabupaten Bekasi Krido Saptono menjelaskan program Desa Cantik 2026 sejalan dengan amanah Peraturan Presiden RI nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia maupun asta cita membangun Indonesia dimulai dari desa.

BPS selaku pembina data memiliki kewajiban memberikan literasi dan pemahaman tentang data kepada semua stakeholder yang berada di ruang lingkup pemerintah daerah, termasuk desa melalui program Desa Cantik.



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026