Washington (ANTARA) - Putaran perundingan selanjutnya antara Amerika Serikat dan Iran akan berlangsung segera setelah Washington mencabut blokade angkatan lautnya terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, kata Perwakilan Tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani, Selasa (21/4).

"Segera setelah mereka (mencabut) blokade ini, saya pikir putaran negosiasi selanjutnya akan berlangsung di Islamabad," kata Iravani kepada RT, seraya menambahkan bahwa Iran telah menerima "beberapa tanda" bahwa AS siap untuk mencabut blokade tersebut.

Sementara itu, kantor berita Iran, Tasnim, pada Selasa (21/4) melaporkan bahwa keputusan Teheran untuk menarik diri dari pembicaraan dengan AS pada Rabu (22/4) bersifat final.

Delegasi perundingan Iran memberitahu AS melalui Pakistan sebagai mediator bahwa karena berbagai alasan mereka tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan di Islamabad pada Rabu (22/4).

Baca juga: Iran tolak lakukan negosiasi dengan AS di bawah bayang-bayang ancaman
Baca juga: Iran berpedoman hukum internasional dalam perundingan dengan AS
Baca juga: Negosiasi AS dan Iran buntu, tawaran final Washington ditolak Teheran

Pihak Iran juga menegaskan tidak ada prospek untuk berpartisipasi dalam pembicaraan lebih lanjut, sebut laporan media itu.

Pada 13 April, Angkatan Laut AS mulai memblokade semua lalu lintas maritim baik masuk maupun keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz --- jalur laut  yang menyumbang sekitar 20 persen dari pasokan minyak, produk minyak bumi, dan LNG dunia.

Washington menegaskan bahwa kapal non-Iran bebas melintasi Selat Hormuz selama mereka tidak membayar bea masuk kepada Teheran.

Otoritas Iran belum mengumumkan pemberlakuan bea masuk, tetapi telah membahas rencana tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

 



Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026