Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor Jawa Barat menggelar urine para pejabat dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor pemerintahan daerah itu  sebagai langkah konkret memastikan komitmen pemberantasan narkoba bukan sekadar slogan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Bogor, Kamis menyebutkan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta  obat-obatan terlarang yang digelar di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis.

Rudy menegaskan, upaya memerangi narkotika harus dimulai dari internal pemerintah sebagai bentuk keteladanan kepada masyarakat.

“Di saat kita ingin memerangi peredaran narkotika, kita harus memberikan contoh di awal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah menyiapkan pelaksanaan tes urine secara acak di kantor-kantor pemerintahan.

Namun sebelum diterapkan secara luas, ia memilih menjadi pihak pertama yang menjalani pemeriksaan tersebut.

“Kalau bisa dimulai dari ruangan ini, dimulai dari Bupati Bogor terlebih dahulu,” kata Rudy.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan bahwa komitmen yang disampaikan pemerintah benar-benar dapat dipertanggungjawabkan, termasuk oleh pimpinan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya kejujuran dan integritas dalam pelaksanaan tes urine, agar tidak terjadi manipulasi hasil.

Rudy bahkan mengingatkan agar proses pengambilan sampel dilakukan secara ketat untuk memastikan keaslian hasil pemeriksaan.

“Kita harus memastikan betul-betul, kalau saya memeriksa tes urine maka urine-nya pun betul-betul urine saya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga generasi muda dari ancaman narkotika dan obat-obatan terlarang di Kabupaten Bogor.

Ia berharap, langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi seluruh jajaran pemerintah daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memerangi peredaran narkoba secara menyeluruh.(KR-MFS)

 



Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026