Jakarta (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menyemarakkan kegiatan mudik selama libur Idul Fitri dengan menyediakan 24.000 buku bacaan anak gratis melalui Program Mudik Asyik Baca Buku (MABB).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan 24.000 buku bacaan anak tersebut tersebar pada sembilan titik keberangkatan mudik yang tersebar di dua provinsi, yakni Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten.

“Dan Alhamdulillah juga diselenggarakan di sembilan titik, lebih banyak dari tahun lalu yang hanya enam titik, kemudian juga bukunya lebih banyak lagi, tahun ini 24.000 buku. Mudah-mudahan program ini membuat mudik, sebagaimana program Pak Presiden, yakni mudik yang asik, mudik yang gembira dan berbahagia bertemu dengan keluarga,” kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti usai membuka kegiatan Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin.

Lebih lanjut Mendikdasmen ia mengatakan kegiatan tahunan itu menjadi salah satu komitmen Kemendikdasmen dalam memupuk minat dan budaya literasi di kalangan anak-anak dengan menyediakan buku bacaan yang berkualitas dan sesuai dengan jenjang umur mereka.

Baca juga: Mendikdasmen perkuat perlindungan anak di era digital dukung PP Tunas

Mendikdasmen menambahkan penyelenggaraan kegiatan Mudik Asyik Baca Buku juga menjadi salah satu ikhtiar dalam menekan angka ketergantungan anak-anak terhadap penggunaan gawai, khususnya selama periode belajar di luar sekolah saat Idul Fitri.

Oleh karena itu pihaknya berupaya untuk terus menambah ketersediaan jumlah buku bacaan anak-anak yang berkualitas sembari memperbaharui tampilan dan ukurannya agar lebih mudah dibawa dan menarik untuk dibaca.

“Ini juga sejalan dengan upaya kami untuk bagaimana anak-anak ini lebih banyak pegang buku daripada pegang gawai, sehingga kami juga berusaha untuk nanti ke depan cetakan bukunya lebih handy atau lebih mudah dibawa dan juga tentu saja lebih colorful,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti.

Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin mengatakan cakupan lokasi kegiatan Mudik Asyik Baca Buku tahun ini diperluas menjadi sembilan titik, yaitu Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Bandara Halim Perdanakusuma, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak (Banten), serta Terminal Pakupatan di Serang, Banten.

Baca juga: Kemendikdasmen-Kemenpora kolaborasi bina olahraga dan karakter murid

Dalam laporannya ia menyebutkan setiap lokasi kegiatan memperoleh alokasi sekitar 2.600 eksemplar buku yang dapat dibaca di tempat maupun dibawa pulang oleh anak-anak yang berpartisipasi dalam kegiatan literasi.

“Buku-buku yang disediakan merupakan bacaan anak yang menarik dan edukatif. Kehadiran buku-buku tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif hiburan yang bermanfaat bagi anak-anak selama perjalanan mudik,” kata Hafidz.

Selain pembagian buku gratis, lanjutnya, kegiatan Mudik Asyik Baca Buku 2026 menghadirkan berbagai aktivitas literasi yang edukatif dan menyenangkan, antara lain pojok baca, membaca nyaring, kegiatan mengulas buku, mendongeng, mewarnai, permainan edukatif, serta berbagai atraksi komunitas literasi.

 



Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor : Heri Sutarman

COPYRIGHT © ANTARA 2026