Jakarta (ANTARA) - TNI AU mengerahkan pesawat angkut terbarunya A400M untuk melakoni uji fungsi sistem pendaratan berbasis Instrument Landing System (ILS) di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (2/3).

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, dijelaskan uji fungsi itu dilakukan untuk menguji sistem navigasi pesawat dalam melakukan pendaratan.

"Kegiatan uji ILS ini juga bertujuan untuk menguji kesiapan fasilitas pendukung pangkalan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Pesawat Airbus A400M kedua hadir Februari 2026
Baca juga: Pesawat angkut terbesar TNI AU A400M mendarat di Lanud Halim

I Nyoman melanjutkan latihan itu bermula dari A400M yang berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Lanud I Gusti Ngurah Rai.

Setibanya di wilayah udara Lanud I Gusti Ngurahrai, A400M langsung melakoni manuver low approach untuk uji fungsi LSI.

"Seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar. Hasil pengujian menunjukkan sistem navigasi dan fasilitas pendukung operasional di Lanud I Gusti Ngurah Rai berfungsi optimal," kata I Nyoman.

Baca juga: TNI AU kirim 22 personel ke Spanyol untuk pelajari pengoperasian pesawat angkut A400M

Dengan adanya latihan ini, I Nyoman memastikan A400M semakin siap untuk dikerahkan dalam misi pertahanan udara di lokasi mana pun.

Sebelumnya, TNI AU juga sempat mengerahkan pesawat angkut A400M untuk mengantar logistik korban bencana ke wilayah Aceh.

Bantuan itu di kirim ke berbagai lokasi, di antaranya Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh, Lanud Soewondo Medan, Lanud Sutan Sjahrir Padang, Bandara Sibolga, Bandara Lhokseumawe, dan Bandara Rembele.



Pewarta: Walda Marison
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026