Kabupaten Bekasi, Jabar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merealisasikan anggaran mencapai Rp60 miliar untuk pembangunan di wilayah Kecamatan Muaragembong sebagai bentuk perhatian serius sekaligus upaya percepatan serta pemerataan pembangunan di wilayah utara.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi Dwy Sigit Andrian mengatakan anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan sejumlah ruas jalan, jembatan hingga sarana publik sebagaimana proyek strategis di wilayah tersebut.
"Untuk wilayah Kecamatan Muaragembong di tahun 2026 ini mendapat alokasi terbesar dibandingkan kecamatan-kecamatan lain. Dengan anggaran mencapai Rp60 miliar lebih khusus untuk Muaragembong," katanya di Cikarang, Bekasi, Jabar, Rabu.
Baca juga: Pokdarwis Muaragembong Bekasi minta perbaikan akses penghubung objek wisata
Ia menjelaskan alokasi pembiayaan pembangunan untuk Muaragembong ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah agar wilayah itu bisa sejajar dengan kecamatan-kecamatan lain dari aspek infrastruktur demi peningkatan mobilitas sekaligus tingkat kesejahteraan masyarakat.
"Kita optimalkan pembangunan supaya ke depan Muaragembong bisa berkembang seperti wilayah-wilayah selatan. Mungkin berkembang bukan dari sektor industri seperti di selatan, bisa untuk pengembangan wisata bahari misalnya," ujarnya.
Sigit mendorong keterlibatan aktif masyarakat untuk mengawasi proses pembangunan agar berjalan optimal. Sektor swasta juga diminta berkontribusi dalam mendukung pembangunan di wilayah tersebut.
"Diperlukan kolaborasi dengan pihak-pihak lain untuk mendorong percepatan pembangunan. Kalau hanya berpangku pada APBD tentu tidak akan cukup," katanya.
Baca juga: Pembangunan infrastruktur di Muaragembong buat warga gembira
Dirinya bersama tim perencanaan juga akan mengkaji seluruh usulan pembangunan oleh masyarakat Kecamatan Muaragembong untuk tahun anggaran 2027 agar dapat direalisasikan secara maksimal.
"Usulan-usulan sudah kami tampung semua, nanti akan kita bahas bersama tim agar semua usulan Kecamatan Muaragembong di tahun 2027 banyak yang bisa terakomodasi," ucapnya.
Camat Muaragembong Sukarmawan menyambut baik besar perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap wilayahnya sekaligus berharap agar fokus pembangunan di wilayah utara terus ditingkatkan guna menyeimbangkan laju pembangunan antara wilayah utara dan selatan.
"Ini konsep pembangunan mengedepankan asas keadilan dan pemerataan sehingga hasil pembangunan di Kabupaten Bekasi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat terutama dari berbagai pelosok baik di wilayah utara maupun selatan," katanya.
Baca juga: Pemkab Bekasi beri perhatian khusus pembangunan infrastruktur Muaragembong
Mengacu data perencanaan realisasi pembangunan 2026, terdapat 18 hingga 20 titik kegiatan pembangunan yang akan direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi di total enam desa se-Kecamatan Muaragembong.
Di antaranya meliputi pembangunan dan peningkatan jalan utama penghubung antar desa, pembangunan empat titik jembatan, penerangan jalan umum (PJU), jalan lingkungan serta pembangunan sarana olahraga di empat sekolah.
Sukarmawan turut berharap optimalisasi pembangunan fisik dapat berjalan seiring dengan pembangunan non fisik seperti kualitas sumber daya manusia dalam aspek kualifikasi pendidikan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan.
"Kualitas atau mutu para pelajar maupun mahasiswa ini, ke depan tentu juga harus diperhatikan. Harapannya agar setelah menimba ilmu, mereka bisa kembali ke sini untuk membangun Muaragembong," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026