DPP-PKS-Optimis-Kota-Bogor-Memilih-Ruyat

Bogor, 13/5 (Antara) - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) optimis penetapan Achmad Ru'yat sebagai calon Wali Kota Bogor yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah 2013 mendatang sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat setempat.

"Masyarakat Kota Bogor menginginkan figur yang agamis dan sudah berpengalaman di pemerintahan, Achman Ru'yat menempati ruang tersebut," kata Yusuf Dardiri Ketua Departemen Pengelolaan Daerah Menang Pilkada, DPP PKS di Bogor, Senin.

Yusuf menyebutkan, alasan DPP PKS menetapkan Ru'yat sebagai calon wali kota karena Ru'yat memiliki dukungan mayoritas kader dan masyarakat Kota Bogor.

Dikatakannya, dalam jajak pendapat kader partai PKS hampir 90 persen kader menginginkan Ru'yat maju sebagai wali kota.

Sedangkan hasil survei lembaga survei independen "Median" dengan jumlah responden 1.200 tingkat kepercayaan terhadap Ru'yat mencapai 95 persen margin 2,5 persen.

"Survei ini dilakukan pada bulan April 2013 lalu," katanya.

Menurut Yusuf, popularitas Ru'yat menempati angka tertinggi dibanding dua kandidat lainnya yakni sebesar 59 persen dan elektabilitas 19 persen.

Dua kandidat lainnya tersebut yakni Najamuddin dan Jajat Sudrajat yang menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Bogor.

"Achmad Ru'yat juga mendapat tingkat kesukaan (likebility) rakyat Kota Bogor sebesar 45 persen," katanya.

 Achmad Ru'yat merupakan politisi PKS yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor. Dimasa kepemimpinannya lulusan Kedokteran Hewan IPB tersebut pernah tersangkut kasus korupsi "APBD gate" bersama 45 anggota DPRD Kota Bogor pada periode 1999-2004.

Achmad Ru'yat sempat dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Bogor dan menjalani masa tahanan di Lapas Paledang, selama proses hukum berlangsung. Hingga akhirnya ia dinyatakan tidak bersalah.

Berdasarkan surat Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 132.32-756 Tahun 2012 tentang pencabutan Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 132.32-304 tahun 2011 tentang pemberhentian sementara Wakil Wali Kota Bogor oleh Gubernur kepada Pemerintah Kota Bogor pada hari Senin (5/11/2012) menandai aktifnya kembali Achmad Ru'yat sebagai wakil Walikota Bogor.

Secara politis, pengaktifan ini juga merupakan bentuk pemulihan nama baik Ru'yat yang selama berlangsungnya drama APBD gate dijadikan sebagai bulan-bulanan politik oleh pihak-pihak tertentu.

Ketua DPD PKS Kota Bogor, Jajat Sudrajat optimis rintangan-rintangan yang dihadapi oleh Ru'yat tidak akan mempengaruhi semangat partai untuk memenang Pilkada Kota Bogor.

"Kita optimis, penetapan Ru'yat sebagai calon Wali Kota dari PKS adalah keputusan yang diinginkan semua pihak. Dan kita siap untuk berjuang memenangkannya," katanya.

Laily R

 




:

COPYRIGHT © ANTARA 2026