• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Jumat, 6 Maret 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Wamendag: Harga cabai naik jelang Idul Fitri dipicu cuaca

      Wamendag: Harga cabai naik jelang Idul Fitri dipicu cuaca

      10 menit lalu

      MUI ajak ulama dan umara bersatu hadapi gejolak dunia

      MUI ajak ulama dan umara bersatu hadapi gejolak dunia

      20 menit lalu

      Menko Polkam pastikan SRMA di daerah punya fasilitas yang berkualitas

      Menko Polkam pastikan SRMA di daerah punya fasilitas yang berkualitas

      49 menit lalu

      Gus Yahya: Prabowo diterima semua pihak sehingga bisa mediasi konflik

      Gus Yahya: Prabowo diterima semua pihak sehingga bisa mediasi konflik

      52 menit lalu

      Peneliti nilai Prabowo rangkul ulama perkuat posisi Indonesia di BoP

      Peneliti nilai Prabowo rangkul ulama perkuat posisi Indonesia di BoP

      1 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Seorang balita meninggal dalam kebakaran rumah kontrakan di Tegallega Bogor

      Seorang balita meninggal dalam kebakaran rumah kontrakan di Tegallega Bogor

      5 jam lalu

      Polri: Progres SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor capai 60 persen

      Polri: Progres SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor capai 60 persen

      5 jam lalu

      KORMI Bogor sesalkan balap lari dijadikan ajang taruhan

      KORMI Bogor sesalkan balap lari dijadikan ajang taruhan

      6 jam lalu

      Proyek PSEL Bogor Raya masuki tahap akhir proses lelang pengembang

      Proyek PSEL Bogor Raya masuki tahap akhir proses lelang pengembang

      6 jam lalu

      Pemkot Depok gelar Gerakan Pangan Murah untuk jaga stabilitas harga

      Pemkot Depok gelar Gerakan Pangan Murah untuk jaga stabilitas harga

      6 jam lalu

      Disnaker Depok pantau pembayaran THR oleh perusahaan

      Disnaker Depok pantau pembayaran THR oleh perusahaan

      6 jam lalu

      Baznas Depok tetapkan zakat fitrah 2026 senilai Rp45 ribu per orang

      Baznas Depok tetapkan zakat fitrah 2026 senilai Rp45 ribu per orang

      5 Maret 2026 11:10

      Pemkot Depok siapkan sejumlah program strategi tangani banjir dan kemacetan

      Pemkot Depok siapkan sejumlah program strategi tangani banjir dan kemacetan

      3 Maret 2026 19:28

      Pemkot Sukabumi dan OJK kolaborasi Majukan ekonomi daerah

      Pemkot Sukabumi dan OJK kolaborasi Majukan ekonomi daerah

      4 Maret 2026 14:21

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      20 Februari 2026 10:06

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      19 Februari 2026 09:57

      Wali Kota Sukabumi hapuskan denda PBB-P2

      Wali Kota Sukabumi hapuskan denda PBB-P2

      19 Februari 2026 09:50

      Polres Bekasi berhasil ungkap kasus persetubuhan anak di bawah umur

      Polres Bekasi berhasil ungkap kasus persetubuhan anak di bawah umur

      5 jam lalu

      Kecelakaan beruntun di KM 93 jalan Tol Cipularang diduga akibat kontainer rem blong

      Kecelakaan beruntun di KM 93 jalan Tol Cipularang diduga akibat kontainer rem blong

      5 jam lalu

      UMKM dodol Betawi di Bekasi banjir orderan

      UMKM dodol Betawi di Bekasi banjir orderan

      5 jam lalu

      Pemkab Bekasi pastikan pasokan bahan pokok aman jelang Idul Fitri 1447 Hijriah

      Pemkab Bekasi pastikan pasokan bahan pokok aman jelang Idul Fitri 1447 Hijriah

      5 jam lalu

      Seorang remaja di Karawang ditemukan meninggal di saluran irigasi karena hindari tawuran

      Seorang remaja di Karawang ditemukan meninggal di saluran irigasi karena hindari tawuran

      17 jam lalu

      Polisi Karawang selidiki seorang pria yang ditemukan meninggal di perumahan

      Polisi Karawang selidiki seorang pria yang ditemukan meninggal di perumahan

      20 jam lalu

      Polres Karawang tangani kekerasan terhadap anak dengan modus kue bolu

      Polres Karawang tangani kekerasan terhadap anak dengan modus kue bolu

      5 Maret 2026 06:14

      Baznas Karawang targetkan pengumpulan zakat sekitar Rp3 miliar pada tahun ini

      Baznas Karawang targetkan pengumpulan zakat sekitar Rp3 miliar pada tahun ini

      4 Maret 2026 17:44

  • Kesehatan
    • Kalsel edukasi pencegahan HIV/AIDS

      Kalsel edukasi pencegahan HIV/AIDS

      26 menit lalu

      GERD bisa sembuh dengan kurangi faktor risiko penyebab dan pengobatan tuntas

      GERD bisa sembuh dengan kurangi faktor risiko penyebab dan pengobatan tuntas

      5 jam lalu

      Pemkab Bogor miliki layanan stroke DSA yang dapat diakses melalui BPJS Kesehatan

      Pemkab Bogor miliki layanan stroke DSA yang dapat diakses melalui BPJS Kesehatan

      6 jam lalu

      Kemendukbangga tekankan pengasuhan positif di SKB Kesehatan Jiwa Anak

      Kemendukbangga tekankan pengasuhan positif di SKB Kesehatan Jiwa Anak

      13 jam lalu

      BBPOM Jakarta temukan pewarna tekstil pada takjil di Kebon Jeruk

      BBPOM Jakarta temukan pewarna tekstil pada takjil di Kebon Jeruk

      14 jam lalu

  • Iptek
    • Huawei FreeBuds Pro 5 dipastikan masuk ke Indonesia

      Huawei FreeBuds Pro 5 dipastikan masuk ke Indonesia

      3 jam lalu

      Mahasiswa Universitas Syiah Kuala terapkan inovasi panel surya untuk masyarakat Pidie Jaya

      Mahasiswa Universitas Syiah Kuala terapkan inovasi panel surya untuk masyarakat Pidie Jaya

      4 jam lalu

      Mahasiswa UI raih juara dua dalam ajang Techcomfest 2026

      Mahasiswa UI raih juara dua dalam ajang Techcomfest 2026

      6 jam lalu

      Festival Ogoh-ogoh jelang Hari Raya Nyepi

      Festival Ogoh-ogoh jelang Hari Raya Nyepi

      12 jam lalu

      Udinus Semarang buat inovasi Animasi Murottal sebagai pembelajaran Al Quran

      Udinus Semarang buat inovasi Animasi Murottal sebagai pembelajaran Al Quran

      14 jam lalu

  • Artikel
    • Terdampar pada tempat yang bagus (stranded in a good place)

      Terdampar pada tempat yang bagus (stranded in a good place)

      5 jam lalu

      Tantangan militer serta dampak ekonomi penutupan Selat Hormuz oleh Iran

      Tantangan militer serta dampak ekonomi penutupan Selat Hormuz oleh Iran

      13 jam lalu

      Tekanan global untuk deeskalasi konflik Israel--AS--Iran

      Tekanan global untuk deeskalasi konflik Israel--AS--Iran

      15 jam lalu

      Perang Iran vs. AS-Israel: Ulama, Ideologi, dan Pertahanan Nasional

      Perang Iran vs. AS-Israel: Ulama, Ideologi, dan Pertahanan Nasional

      20 jam lalu

      Marapi: Antara ancaman dan anugerah

      Marapi: Antara ancaman dan anugerah

      20 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Menteri LH: Sampah di Bali jangan coreng pariwisata Indonesia

      Menteri LH: Sampah di Bali jangan coreng pariwisata Indonesia

      58 menit lalu

      Gropetian Edu Park jadi ruang terbuka edukatif di Jakbar

      Gropetian Edu Park jadi ruang terbuka edukatif di Jakbar

      3 jam lalu

      Kerusakan talud memperparah banjir di Klaten Jawa Tengah

      Kerusakan talud memperparah banjir di Klaten Jawa Tengah

      4 jam lalu

      BMKG: Kondisi cuaca Riau pada 2026 lebih kering dibanding 2025

      BMKG: Kondisi cuaca Riau pada 2026 lebih kering dibanding 2025

      4 jam lalu

      Gunung Semeru erupsi lontarkan abu vulkanik 400 meter pada Jumat pagi ini

      Gunung Semeru erupsi lontarkan abu vulkanik 400 meter pada Jumat pagi ini

      5 jam lalu

  • Wisata
    • Kemenpar sebut Bali tetap stabil meski ada konflik Timur Tengah

      Kemenpar sebut Bali tetap stabil meski ada konflik Timur Tengah

      4 jam lalu

      Tiket wisata pendakian Gunung Rinjani NTB bisa dipesan mulai 6 Maret 2026

      Tiket wisata pendakian Gunung Rinjani NTB bisa dipesan mulai 6 Maret 2026

      14 jam lalu

      Wamen PKP minta Sultra dorong usaha tambang juga lakukan hilirisasi ke sektor wisata

      Wamen PKP minta Sultra dorong usaha tambang juga lakukan hilirisasi ke sektor wisata

      15 jam lalu

      Konflik Timur Tengah berdampak kunjungan wisman ke Bali

      Konflik Timur Tengah berdampak kunjungan wisman ke Bali

      20 jam lalu

      Rejang Lebong minta pengelola wisata terapkan SOP keselamatan

      Rejang Lebong minta pengelola wisata terapkan SOP keselamatan

      23 jam lalu

  • Internasional
    • Iran bantah tutup Selat Hormuz, tuduh AS bahayakan pelayaran

      Iran bantah tutup Selat Hormuz, tuduh AS bahayakan pelayaran

      27 menit lalu

      Anwar Ibrahim telepon Erdoganpascarudal balistik mengarah ke Turkiye

      Anwar Ibrahim telepon Erdoganpascarudal balistik mengarah ke Turkiye

      29 menit lalu

      PM Li Qiang: China lakukan berbagai langkah atasi gejolak pada 2025

      PM Li Qiang: China lakukan berbagai langkah atasi gejolak pada 2025

      1 jam lalu

      Keir Starmer sebut AS tidak minta akses ke pangkalan Inggris sebelum serang Iran

      Keir Starmer sebut AS tidak minta akses ke pangkalan Inggris sebelum serang Iran

      1 jam lalu

      Dalam sidang NPC, PM China tegaskan tolak upaya "kemerdekaan Taiwan"

      Dalam sidang NPC, PM China tegaskan tolak upaya "kemerdekaan Taiwan"

      2 jam lalu

  • Olahraga
    • Jadwal Liga Spanyol pekan ini: Madrid berusaha tempel Barca

      Jadwal Liga Spanyol pekan ini: Madrid berusaha tempel Barca

      1 jam lalu

      Jadwal Piala FA: tim-tim Premier League bidik perempat final

      Jadwal Piala FA: tim-tim Premier League bidik perempat final

      1 jam lalu

      Singkirkan Lyon lewat adu penalti, Lens ke semifinal Piala Prancis

      Singkirkan Lyon lewat adu penalti, Lens ke semifinal Piala Prancis

      3 jam lalu

      Ana/Trias genapi wakil Indonesia di perempat final All England 2026

      Ana/Trias genapi wakil Indonesia di perempat final All England 2026

      4 jam lalu

      Jadwal Liga Prancis pekan ini diwarnai "big match" antara PSG vs AS Monaco

      Jadwal Liga Prancis pekan ini diwarnai "big match" antara PSG vs AS Monaco

      5 jam lalu

  • Foto
    • Nyantri Foto Antara di Puncak Bogor

      Nyantri Foto Antara di Puncak Bogor

      Senin, 2 Maret 2026 11:32

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Kamis, 26 Februari 2026 6:21

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Selasa, 24 Februari 2026 10:01

      Festival Ramadhan UMKM Kota Bogor

      Festival Ramadhan UMKM Kota Bogor

      Senin, 23 Februari 2026 8:42

      Ngabuburit naik delman di Kota Bogor

      Ngabuburit naik delman di Kota Bogor

      Minggu, 22 Februari 2026 10:25

  • Video
    • Inisiatif Pemkot Bogor perbaiki jalan nasional cegah kecelakaan

      Inisiatif Pemkot Bogor perbaiki jalan nasional cegah kecelakaan

      Minggu, 1 Maret 2026 23:43

      KBRI Abu Dhabi keluarkan imbauan bagi WNI terkait konflik Timur Tengah

      KBRI Abu Dhabi keluarkan imbauan bagi WNI terkait konflik Timur Tengah

      Minggu, 1 Maret 2026 11:18

      Belanja online makin popular, tapi pasar tradisional masih bertahan!

      Belanja online makin popular, tapi pasar tradisional masih bertahan!

      Sabtu, 28 Februari 2026 22:58

      Pasar rapi, belanja nyaman! ini peran Perumda Pasar Tohaga

      Pasar rapi, belanja nyaman! ini peran Perumda Pasar Tohaga

      Sabtu, 28 Februari 2026 22:55

      Warga Kabupaten Bogor wajib tahu! cara gampang pantau harga pasar

      Warga Kabupaten Bogor wajib tahu! cara gampang pantau harga pasar

      Sabtu, 28 Februari 2026 22:52

Menghindari terjadinya Bunching Effect dalam perilaku kepatuhan pajak

Kamis, 5 Februari 2026 9:28 WIB

Menghindari terjadinya Bunching Effect dalam perilaku kepatuhan pajak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kedua kanan) didampingi Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu (ketiga kanan) saat mengikuti sidang aduan kanal Debottlenecking Satgas P2SP di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Sidang tersebut beragendakan membahas masukan INSA (Indonesian National Shipowners Association) tentang peningkatan kepatuhan pajak perusahaan pelayaran asing dan laporan terkait permasalahan HS Code Pir Sandwich Panel CV Sumber Pangan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

Jakarta (ANTARA) - Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP) pada prinsipnya dirancang untuk menegakkan keadilan fiskal: mereka yang berpenghasilan lebih tinggi membayar tarif pajak lebih besar.

Namun, struktur tarif yang berlapis (bracket) ini ternyata memiliki efek samping yang subtansial. Layaknya seorang pendaki gunung yang memilih bermalam di pos tertentu karena langkah berikutnya terasa berat, wajib pajak pun kerap memutuskan “berhenti” di titik penghasilan tertentu yang secara tidak langsung dapat mengurangi beban pajaknya.

Inilah yang dikenal dalam literatur perpajakan sebagai bunching effect, yaitu penumpukan pelaporan penghasilan tepat di bawah ambang batas tarif atas suatu lapisan pajak sebagai respons terhadap lonjakan tarif.

Fenomena ini dijelaskan oleh Saez (2001) sebagai kecenderungan wajib pajak untuk terkonsentrasi di ujung atas dari lapisan tarif yang lebih rendah sebagai sebuah strategi rasional untuk memaksimalkan keuntungan ekonomi dalam menghadapi sistem tarif yang berjenjang.

Ketika setiap tambahan rupiah penghasilan membuat seseorang terseret ke tarif yang lebih tinggi, respons yang paling hemat secara ekonomi adalah menunda atau menyesuaikan pelaporan pendapatan agar tetap berada di lapisan tarif yang lebih rendah.

Dalam desain PPh OP, ambang batas ini bertindak seperti “pos” yang ingin dihindari oleh banyak wajib pajak. Setiap kali seseorang mendekati posisi batas atas suatu tarif, terdapat motivasi ekonomi untuk berhenti bukan karena ia tidak mampu menghasilkan lebih banyak dengan produktif, tetapi karena tarif pajak yang tajam membuat tambahan pendapatan menjadi kurang menarik secara bersih setelah dipotong pajak.

Desain tarif yang demikian, meskipun dibangun atas dasar keadilan progresif, mengandung distorsi perilaku. Ketika keputusan ekonomi wajib pajak dipengaruhi oleh struktur tarif, itu berarti kebijakan pajak tidak hanya memungut penerimaan, tetapi justru membentuk pola perilaku pelaporan pendapatan. Analisis ini penting karena ia membuka perspektif bahwa tarif pajak bukan sekadar soal angka, tetapi juga sinyal perilaku.

 

Ketimpangan dalam Pungutan

Salah satu temuan menarik dari studi internasional adalah bahwa bunching effect sangat bergantung pada karakteristik wajib pajak, terutama kemampuan mereka untuk mengatur waktu dan jumlah penghasilan yang dilaporkan. Studi Adam et al. (2020) di Britania Raya menunjukkan bahwa penumpukan pelaporan penghasilan lebih kuat terjadi pada kelompok wajib pajak yang memiliki keleluasaan tinggi untuk mengatur pendapatan mereka, seperti wiraswasta, pengusaha, dan pemilik perusahaan.

Logika di balik ini sederhana: seorang pengusaha atau pekerja lepas bisa menunda penerbitan faktur, menunda pencatatan pendapatan, atau mempercepat pembelian sebagai biaya dalam periode yang menguntungkan secara pajak. Pada kelompok ini, keputusan ekonomi bisa diarahkan untuk “menghindari” tarif pajak yang lebih tinggi. Respons seperti ini bukan sekadar trik akuntansi; ia merupakan respon rasional terhadap struktur tarif yang ada.

Hal ini kontras dengan kondisi yang dihadapi pegawai karyawan. Gaji karyawan bersifat tetap, dipotong langsung oleh pemberi kerja melalui mekanisme withholding tax, dan hampir tidak dapat dimanipulasi oleh pekerja itu sendiri. Oleh karena itu, kelompok karyawan menunjukkan distribusi pelaporan penghasilan yang lebih merata/tersebar dan jarang menunjukkan pola bunching.

Data Indonesia menunjukkan realitas yang menarik. Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2024, realisasi penerimaan dari PPh Pasal 21 (karyawan) mencapai Rp240 triliun, atau sekitar 12,8% dari total penerimaan pajak. Sementara itu, realisasi penerimaan dari PPh Pasal 25/29 orang pribadi (non-karyawan) hanya Rp14,74 triliun, atau sekitar 0,8% saja dari total penerimaan. Dengan kata lain, penerimaan dari karyawan hampir 16 kali lebih besar dibandingkan dari non-karyawan yang umumnya mencakup wiraswasta dan pekerja bebas.

Ironinya, kelompok non-karyawan secara ekonomis memiliki basis penghasilan yang berpotensi jauh lebih besar daripada pekerja bergaji tetap. Namun kontribusi mereka terhadap penerimaan pajak tetap jauh lebih kecil. Ketimpangan ini memicu pertanyaan serius tentang efektivitas struktur PPh OP yang saat ini dipakai dan potensi adanya distorsi perilaku termasuk bunching effect yang mengurangi penerimaan negara dari segmentasi yang secara modal dan potensi ekonomi besar ini.

 

 

Paradoks Keadilan Fiskal

Berbeda dengan pelaku usaha, karyawan pada umumnya tidak memiliki fleksibilitas ajustasi penghasilan yang sama. Gaji mereka sudah ditetapkan dan pajaknya dipotong secara otomatis melalui mekanisme pemotongan/penyetoran oleh pemberi kerja setiap bulan. Sistem ini menutup ruang untuk manipulasi waktu pelaporan atau penyesuaian jumlah pendapatan yang dilaporkan. Efeknya, karyawan cenderung terhindar dari fenomena bunching effect baik karena struktur pemotongan yang terotomasi maupun karena kurangnya kendali atas waktu penerimaan penghasilan.

Berdasarkan hal tersebut, pola pelaporan penghasilan karyawan cenderung mengikuti struktur alami distribusi pendapatan tanpa konsentrasi tajam di sekitar ambang batas tarif. Ini menjadi salah satu alasan mengapa kelompok ini memberi kontribusi penerimaan yang relatif besar (Rp240 triliun dari PPh Pasal 21), namun bukan karena tarif progresifnya lebih adil, melainkan karena mekanisme withholding yang membatasi ruang perilaku responsif terhadap ambang tarif.

Dalam konteks keadilan fiskal, hal ini menciptakan paradoks. Kelompok yang paling patuh secara struktural karena tidak punya opsi penyesuaian yang justru menanggung bagian beban pajak yang lebih pasti. Sementara kelompok dengan basis ekonomi lebih besar memiliki ruang untuk mengatur pelaporan penghasilan mereka agar tidak terangkat ke tarif yang lebih tinggi, sehingga kontribusi mereka terhadap penerimaan cenderung lebih kecil.

 

Perbaikan Desain Kebijakan

Fenomena bunching effect ini memberikan pelajaran penting bagi perancang kebijakan fiskal. Bahwa tarif progresif meskipun dimaksudkan untuk keadilan, dapat menciptakan distorsi perilaku dalam sistem pemajakan yang justru menurunkan efisiensi dan basis pajak. Bunching effect menjadi sebuah indikator perilaku ekonomi yang rasional dalam menghadapi struktur tarif pajak yang tajam.

Untuk itu, beberapa pendekatan kebijakan dapat diusulkan untuk menjadi perbaikan desain kebijakan ke depan.

Pertama, penyederhanaan sistem dan administrasi perpajakan, karena struktur yang rumit tidak hanya memicu bunching, tetapi juga memperkuat peluang ketidaktahuan atau penyesuaian perilaku yang tidak diinginkan.

Kedua, pengurangan jumlah lapisan tarif, karena semakin sedikit lapisan berarti semakin kecil lonjakan tarif antar level yang bisa memicu perilaku konsentrasi pelaporan.

Ketiga, melakukan penataan ulang threshold (ambang batas) agar desainnya lebih selaras dengan kenyataan distribusi pendapatan masyarakat untuk mengurangi keuntungan ekonomis dari penyesuaian pelaporan yang rasional.

Selain itu, ada pula opsi yang kerap dibahas dalam studi internasional, yaitu struktur flat tax rate dengan dasar penghasilan yang luas dan kombinasi dengan penghasilan tidak kena pajak (PTKP). Negara seperti Estonia menerapkan sistem pajak tunggal 22% dengan PTKP, yang dinilai mampu mempertahankan kesederhanaan sekaligus keadilan. Namun hal ini bukan satu-satunya formula yang ideal, karena desain terbaik sering kali adalah yang paling tepat membaca konteks ekonomi, administratif, dan perilaku pelaku pajak di setiap negara.

Pada akhirnya bunching effect bukan sekadar istilah akademik; ia adalah cermin nyata bagaimana struktur tarif memengaruhi perilaku ekonomi wajib pajak. Ketika struktur pajak dianggap terlalu tajam, banyak wajib pajak terutama mereka yang fleksibel dalam mengatur penghasilan akan menyesuaikan pelaporan mereka untuk menghindari lonjakan tarif. Ini bukan sekadar manipulasi, tetapi respons rasional terhadap sistem yang ada.

Memahami fenomena ini membantu kita melihat bahwa kepatuhan pajak bukan hanya soal moral atau penegakan hukum, tetapi juga tentang desain kebijakan yang memahami perilaku manusia.

Pajak yang efektif adalah pajak yang tidak hanya adil secara normatif, tetapi juga cerdas dalam merespons perilaku ekonomi nyata.

 

 

*) Dr. M. Lucky Akbar, ASN Kemenkeu dan Dosen Praktisi Kebijakan Publik

Pewarta: Lucky Akbar *)

Uploader : Heri Sutarman


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

DJP: Pemotongan pajak THR agar tak terjadi penumpukan pada akhir tahun

DJP: Pemotongan pajak THR agar tak terjadi penumpukan pada akhir tahun

2 jam lalu

DJP ajak yakin laporan SPT capai 8,5 juta hingga akhir Maret 2026

DJP ajak yakin laporan SPT capai 8,5 juta hingga akhir Maret 2026

2 jam lalu

DJP wajibkan 27 penyelenggara kartu kredit lapor dan jamin data aman

DJP wajibkan 27 penyelenggara kartu kredit lapor dan jamin data aman

2 jam lalu

Dirjen Pajak sebut 6 juta wajib pajak sudah lapor SPT

Dirjen Pajak sebut 6 juta wajib pajak sudah lapor SPT

13 jam lalu

Pemerintah RI beri insentif pajak hingga 300 persen untuk riset semikonduktor

Pemerintah RI beri insentif pajak hingga 300 persen untuk riset semikonduktor

20 jam lalu

DPRD Bogor: ASN harus jadi contoh kepatuhan bayar pajak

DPRD Bogor: ASN harus jadi contoh kepatuhan bayar pajak

5 Maret 2026 06:15

DJP catat progres aktivasi akun Coretax tembus 15 juta dan SPT 5,7 juta per 4 Maret

DJP catat progres aktivasi akun Coretax tembus 15 juta dan SPT 5,7 juta per 4 Maret

4 Maret 2026 17:48

BKD Depok distribusikan SPPT PBB-P2 senilai Rp605 miliar

BKD Depok distribusikan SPPT PBB-P2 senilai Rp605 miliar

3 Maret 2026 15:54

Terpopuler

Polres Bogor percepat pembangunan 13 Rumah ASRI jelang Lebaran

Polres Bogor percepat pembangunan 13 Rumah ASRI jelang Lebaran

Tiga ikatan alumni sekolah swasta gelar baksos di Depok

Tiga ikatan alumni sekolah swasta gelar baksos di Depok

Bupati respons keluhan warga terkait sulitnya cari kerja di Bogor

Bupati respons keluhan warga terkait sulitnya cari kerja di Bogor

Pembangunan GSW harus disertai larangan ambil air tanah

Pembangunan GSW harus disertai larangan ambil air tanah

Kabupaten Bogor naikkan target pembangunan SPPG dari 500 menjadi 700 dapur

Kabupaten Bogor naikkan target pembangunan SPPG dari 500 menjadi 700 dapur

Top News

  • Kalsel edukasi pencegahan HIV/AIDS

    Kalsel edukasi pencegahan HIV/AIDS

    26 menit lalu

  • Iran bantah tutup Selat Hormuz, tuduh AS bahayakan pelayaran

    Iran bantah tutup Selat Hormuz, tuduh AS bahayakan pelayaran

    27 menit lalu

  • Anwar Ibrahim telepon Erdoganpascarudal balistik mengarah ke Turkiye

    Anwar Ibrahim telepon Erdoganpascarudal balistik mengarah ke Turkiye

    29 menit lalu

  • Menko Polkam pastikan SRMA di daerah punya fasilitas yang berkualitas

    Menko Polkam pastikan SRMA di daerah punya fasilitas yang berkualitas

    49 menit lalu

  • Gus Yahya: Prabowo diterima semua pihak sehingga bisa mediasi konflik

    Gus Yahya: Prabowo diterima semua pihak sehingga bisa mediasi konflik

    52 menit lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com