Tangerang Selatan (ANTARA) - Ketua Komite Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie mengenang almarhum Antasari Azhar, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007-2009 sebagai pribadi yang taat aturan dan tegas dalam bekerja.
"Sangat tegas, kalau menurut saya ya penilaian lurus.Tapi ya itu ada saja kelirunya, ada saja salahnya," kata Jimly usai mengikuti proses shalat jenazah di Masjid As-Syarif Al Azhar di BSD, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu.Ia menyampaikan, selama almarhum menjabat sebagai Ketua KPK dan penegak hukum banyak hal yang harus menjadi teladan dan pelajaran atas problematika masalah yang dihadapinya.
Sehingga, katanya, ke depan lembaga penegak hukum khususnya KPK harus lebih baik lagi dalam menjalankan tugasnya sebagai pemberantas korupsi.
"Saya pikir ini penting untuk mengajak seluruh jamaah, seluruh warga masyarakat mengenang kembali problem yang terjadi ketika Antasari Azhar menjadi ketua KPK. Supaya itu jadi bahan pelajaran untuk memperbaiki ke depan. Apalagi KPK kan belum 'sembuh' juga," katanya.
Ia mengatakan, dari problematika yang dihadapi Antasari Azhar seharusnya menjadi dasar reformasi atau perubahan dalam menegakkan hukum terutama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
Baca juga: Antasari Azhar meninggal dunia
