Beras yang surplus itu biasanya didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan di daerah lain, termasuk Jakarta.Karawang (Antaranews Megapolitan) - Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan bahwa setiap tahun produksi gabah kering di wilayahnya surplus 500 ribu ton setara beras.
Kepala Dinas Pertanian setempat Hanafi, di Karawang, Minggu, mengatakan, luas lahan pertanian mencapai sekitar 97 ribu hektare, dan rata-rata total produksinya mencapai 1,3 juta ton gabah kering panen per tahun.
Rata-rata produksi per hektare mencapai 6,5 ton gabah kering pane, katanya.
Mayoritas areal sawah di Karawang bisa tanam dan panen tiga kali dalam setahun ketika air di saluran irigasi tersedia.
Hanafi mengatakan, dari produksi gabah kering panen yang mencapai 1,3 juta ton per tahun, jika dikonversi dengan setara beras, maka hasilnya mencapai 800 ribu ton.
Penduduk Karawang yang jumlahnya 2,5 juta membutuhkan 300 ribu ton beras per tahun. Dengan begitu, Karawang mengalami surplus beras sebesar 500 ribu ton per tahun.
"Beras yang surplus itu biasanya didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan di daerah lain, termasuk Jakarta," katanya.
Pewarta: M. Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.