Depok (ANTARA) - Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menyambut baik kedatangan mahasiswa asal Gaza Palestina Bayan Ali Muhammad Hassan untuk belajar di kampus tersebut.
Saat ini, Bayan resmi terdaftar di Fakultas Studi Islam, Program Magister Takhassus Turath (Kajian Islam Klasik).
“Saya memilih program ini karena melanjutkan jalur akademik yang saya mulai di Universitas Al-Azhar Gaza, tempat saya lulus dari Fakultas Pendidikan dengan fokus pada Studi Islam,” ungkap Bayan dalam keterangannya, Senin.
Bayan mengatakan setelah melakukan riset, menemukan bahwa UIII menyediakan lingkungan akademik yang suportif, dengan dosen-dosen berkompeten serta kurikulum yang komprehensif.
Baca juga: UIII resmi jadi rumah akademik untuk mahasiswa dari seluruh penjuru dunia
Baca juga: UIII wisuda 164 lulusan dari 18 negara
Bagi Bayan, UIII bukan hanya sekadar institusi akademik. Lebih dari itu, UIII adalah ruang harapan, tempat ia ingin memperkuat keterampilan akademik dan kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan suaranya sebagai seorang cendekiawan meski berasal dari tanah air yang penuh kesulitan.
“Saya yakin belajar di UIII akan membuat saya lebih produktif dalam menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah,” katanya penuh keyakinan.
Visi akademiknya adalah mengintegrasikan khazanah keilmuan Islam klasik dengan kajian Islam kontemporer sebuah jembatan yang diyakininya sangat penting untuk menjawab tantangan intelektual masa kini.
Baca juga: UIII luncurkan inisiatif Kerangka Ekonomi empat pilar tujuan strategis
Namun di balik cita-cita akademik itu, tersimpan kisah pribadi tentang ketangguhan, keyakinan, dan tekad yang tak tergoyahkan.
Kehadiran Bayan di UIII menjadi pengingat bahwa pendidikan mampu melampaui batas dan kesulitan. Perjalanannya dari Gaza menuju Depok membawa bukan hanya cita-cita pribadinya, tetapi juga harapan banyak pemuda Palestina yang bermimpi berkontribusi bagi ilmu pengetahuan dan perdamaian melalui jalur akademik.
Dengan hadirnya mahasiswa seperti Bayan dari berbagai belahan dunia, UIII terus meneguhkan misinya sebagai rumah akademik global sebuah tempat di mana kisah perjuangan berubah menjadi kisah penuh harapan.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026