Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan upaya penguatan ketahanan pangan dan wisata sebagai langkah untuk menekan angka kemiskinan.
"Kami punya potensi melimpah dari jagung, kopi, coklat, hingga tuna. Namun, masalah utama NTB adalah hilirisasi, karena itu strategi kami adalah memperkuat ketahanan pangan dan pariwisata agar ekonomi rakyat bisa naik," kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam pernyataan di Mataram, Sabtu.
Iqbal menyoroti pentingnya inovasi untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan penyimpanan hasil panen agar harga produk pertanian tetap stabil.
Harga saat panen raya yang seringkali jatuh membuat pemerintah daerah bersikeras menyediakan tempat penyimpanan yang memadai agar penjualan saat harga murah bisa ditunda sampai harga membaik.
Selama lima tahun ke depan, fokus pembangunan NTB diarahkan pada pengentasan kemiskinan melalui hilirisasi sektor pangan serta penguatan program desa berdaya.
Pewarta: Sugiharto PurnamaEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026