Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar, Bali kembali menambah dua titik tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) sambil menunggu kepastian Kementerian Lingkungah Hidup yang ingin mengembangkan teknologi waste to energy atau mengubah sampah menjadi energi listrik.
“Ada (penambahan), tahun ini ada dua TPS3R kami tambah, yang baru itu kan sekarang di Pemecutan Kaja kami tambah dan di Pemecutan Kelod juga kami tambah satu,” kata Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara.
Jaya Negara di Denpasar, Selasa, mengaku cukup bingung untuk mengambil tindakan penambahan TPS3R, sebab artinya Pemkot Denpasar mendorong langkah-langkah penyelesaian sampah di hulu.
Sementara saat ini, pemerintah daerah bersama Kementerian Lingkungan Hidup sedang berproses dengan lahan 6 hektar di Denpasar Selatan akan mengembangkan teknologi yang mengubah sampah menjadi energi listrik, yang tentunya membutuhkan sampah dalam volume besar setiap harinya.
“Cuma permasalahan yang kita hadapi sekarang harus membuat kesepakatan minimal menyiapkan sampah 2 ribu ton per hari, kami hanya ada seribu ton, dan di satu sisi kami ingin menggerakkan di hulu (mengurangi sampah dengan memilah) jadi yang mana diikuti sekarang,” ujarnya.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Budi Setiawanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026