Kabupaten Bogor (ANTARA) - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor Abdul Somad atau Gus Dul mendukung langkah Bupati Bogor Rudy Susmanto dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor menjaga kondusivitas wilayah di tengah maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah.
Menurut dia, upaya antisipatif pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri telah memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tetap aman dan tidak terjadi unjuk rasa sebagaimana yang berlangsung di daerah lain.
"Kami sangat mendukung dan terkesan dengan upaya yang dilakukan Bupati dan Forkopimda Kabupaten Bogor. Edukasi yang diberikan kepada masyarakat cukup efektif sehingga situasi di Kabupaten Bogor tetap terkendali," kata Gus Dul di Bogor, Minggu.
Baca juga: PCNU Bogor menapaki jejak ulama pejuang dari Ciseeng, H Usa
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dalam menyampaikan aspirasi serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kericuhan. "Menyampaikan pendapat boleh, tapi harus dilakukan dengan cara damai dan sesuai aturan," ujarnya.
Sebagai bentuk solidaritas, PCNU Kabupaten Bogor bersama Bupati Rudy Susmanto dan forkopimda akan menggelar shalat ghaib di Aula Tegar Beriman, Senin malam, untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dalam aksi demonstrasi di Jakarta.
Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga telah mengeluarkan arahan resmi bernomor 4381/PB.01/A.II.08.47/99/08/2025 tertanggal 30 Agustus 2025, yang ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekjen Drs H Saifullah Yusuf.
Baca juga: 3.000 peserta ikut istighosah kemerdekaan bareng Bupati Bogor dan PCNU
Dalam instruksi tersebut, PBNU menegaskan pentingnya meneguhkan kepercayaan dan loyalitas kepada Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud komitmen kebangsaan Nahdlatul Ulama.
PBNU juga meminta seluruh jajaran PWNU dan PCNU se-Indonesia melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat untuk meredakan masalah serta membangun situasi kondusif di wilayah masing-masing.
Selain itu, PBNU menginstruksikan kader dan warga NU untuk tidak terprovokasi isu-isu yang menimbulkan kegaduhan, menghindarkan diri dari segala bentuk tindakan pengrusakan, serta memperbanyak istighatsah memohon perlindungan Allah SWT agar bangsa Indonesia tetap dalam lindungan-Nya.
