langit-bogor-cerah-warga-jemur-pakaian
Bogor, 19/1 (ANTARA) - Langit di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu pagi ini terlihat cerah tidak seperti empat hari sebelumnya yang diselimuti mendung dan hujan, sehingga banyak warga memanfaatkan untuk menjemur pakaian.

"Alhamdulillah, hari ini panas jadi bisa jemur pakaian. Sudah beberapa kain tidak kering jadi bau," kata Wati warga Jalan Menteng, Kecamatan Bogor Barat.

Pemandangan menarik ini terlihat hampir di sejumlah rumah di Jalan Menteng. Pagi hari warga berbondong-bondong menjemur pakaian. Dua deret jemuran bergantung di depan rumah.

"Mumpung lagi panas, saya manfaatkan jemur sprai karena sudah apek nggak kering-kering," kata Theresia warga Pomad.

Hujan yang mengguyur wilayah Bogor selama beberapa hari ini juga menghambat produksi di rumah Batik Bogor Tradisiku.

"Sudah empat hari ini kami tidak mencetak batik printing. Karena tidak bisa menjemur," kata Lisha Luthfiana Fajri pengelola Batik Bogor Tradisiku.

Lisha mengatakan, biasanya dalam satu hari mereka mencetak 200 meter batik printing yang dicetak dengan menggunakan pencetak tembaga.

Akibat tidak bisa memproduksi batik printing, sejumlah pesanan batik juga tertunda.

"Ada beberapa pesanan yang tertunda karena belum bisa diproduksi. Kami sudah berkoordinasi dengan pemesan atas keterlambatan ini," kata Lisha.

Lisha mengakui, hujan yang mengguyur wilayah Bogor selama beberapa hari ini mulai dari pagi hingga malam secara silih berganti membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu.

Memang tidak seperti empat hari sebelumnya, pagi di Kota Bogor hari ini lebih cerah. Sinar matahari cukup menyengat, meski kabut putih masih menyelimuti langit. Namun tidak turun hujan.

Sementara itu, ketinggian debit air di Bendung Katulampa pada pukul 11.30 WIB masih berstatus siaga empat yakni 80 cm, dan cuaca di Puncak masih mendung.
 

 
Laily R


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026